Minggu, 21 Juli 2019

Tari Teatrikal Flying Cow Siap Aduk Imajinasi Penonton di Yogyakarta

Kudu nonton nih gaes!

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda
(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

Guideku.com - Mengawali tahun 2019, pusat kebudayaan Belanda di Indonesia, Erasmus Huis bekerja bersama Warta Jazz, mempersembahkan pagelaran tari teatrikal bertajuk, 'Flying Cow.'

Pertunjukan besutan koreografer kawakan, Jack Timmermans ini akan dipresentasikan kelompok tari asal Belanda, Dance Company De Stilte.

Sehari sebelum hari H, Guideku.com menyambangi temu media 'Flying Cow' yang diselenggarakan di The Phoenix Hotel Yogyakarta.

Dipandu Novindra Dirantara, temu media yang diawali makan siang tersebut menghadirkan Manajer Erasmus Huis, Joyce Nijssen, serta tiga penari perwakilan De Stilte, Tessa Wouters, Kaia Vercammen, dan Gianmarco Stefanelli.

Bersama mereka, hadir pula dedengkot Warta Jazz, Aji Wartono selaku organizer serta perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Angkatan Darat (Organda) Yogyakarta, Hantoro.

(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

 

Tari teatrikal yang dapat disaksikan lintas usia khususnya anak-anak ini terbilang nyeleneh bahkan sejak dalam konsep.

'Flying Cow', sapi terbang, seperti namanya berusaha membawa para penonton untuk menjelajahi imajinasi terliar mereka.

Tari teatrikal yang berasal dari cerita tentang persahabatan dan kisah anak-anak ini akan menghadirkan elemen-elemen multi tafsir seperti telur yang berguling, hingga wanita tua yang menyeret sapi terbang.

''Sapi terbang merupakan perlambang bahwa semua hal bisa terjadi. Penonton bebas menyelami imajinasi terdalam mereka. Tidak ada benar dan salah,'' ungkap Kaia Vercammen salah seorang penari De Stilte yang akan turut tampil.

(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

 

Kaia menambahkan, De Stilte pada dasarnya disajikan untuk anak-anak namun saat ditampilkan juga dapat dinikmati oleh beragam kalangan.

''Memang awalnya diciptakan untuk anak-anak namun dapat dinikmati semua kalangan. Sebab tari itu bersifat universal, bahkan lebih luas ketimbang sebuah kata,'' lanjut Kaia.

(De Stilte x Erasmus Huis Official)
(De Stilte x Erasmus Huis Official)

 

De Stilte, kelompok tari yang didirikan sejak tahun 1994 ini telah hilir mudik ke penjuru dunia, baik di pentas umum dan sekolah, memperkenalkan tari dan merangsang rasa ingin tahu anak-anak melalui tari teatrikal mereka.

Pentas mereka di Yogyakarta, akan dihelat Concert Hall Taman Budaya, Rabu, 16 Januari 2019 pukul 19.00 WIB.

Terkait

Terkini