Kamis, 19 September 2019

Ajang Musik Glastonbury Terancam Sebab Turis Pipis Sembarangan, Mengapa?

Jadilah pengunjung yang cerdas, jika ingin festival ini terus berlangsung.

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda
festival musik (Pixabay)
festival musik (Pixabay)

Guideku.com - Terhitung sejak medio 1970, tiga puluh enam kali kali sudah, Glastonbury, festival musik tahunan terbesar se Britania Raya diadakan.

Tahun ini, Glastonbury masih jadi pagelaran tahunan paling dinanti di kawasan Inggris Raya.

Terbukti dari besarnya atensi penonton yang memadati festival yang digelar sedari 26 Juni hingga 1 Juli 2019 tersebut.

Diperkirakan sekitar 200 ribu penonton memadati area venue yang tersebar di Worthy Farm.

Para punggawa acara tahun ini macam Bllie Ellish, The Killers hingga Stormzy membuat festival ini tetap cukup trengginas.

Selain deretan headliner yang akan selalu memantik rasa penasaran tiap tahunnya, catatan penting lain dari Glastonbury tahun ini yakni peringatan panitia pada para wisatawan agar tak kencing sembarangan di sekitar venue.

(Instagram Glastofest)
(Instagram Glastofest)

Pihak panitia menilai kencing di sembarang tempat dapat menambah tingkat produksi limbah. Dampaknya dapat merusak ekosistem setempat.

Akun Instagram resmi Glastonbury, @glastofest mengumumkan aturan baru tersebut.

''Buang air kecil di sembarang lokasi di Glastonbury dapat membuat air tercemar dan berpengaruh pada kelestarian alam dan hewan yang berhabitat di sini,'' tulis panitia.

Bukan tanpa sebab, panitia menelurkan aturan tersebut, pasalnya, Badan Lingkungan Hidup memiliki hak penuh untuk menutup lokasi penyelenggaraan festival jika polusi terbukti mencemari kawasan Worthy Farm, tempat festival digelar.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti seberapa efektif larangan tersebut dipatuhi para pengunjung Glastonbury.

Terkait

Terkini