Rabu, 25 November 2020

Pameran Asana Bina Seni, Kolektif Indisczinepartij Kenalkan Sejarah Zine

Berbagi kisah, diskusi seputar penerbitan mandiri alias zine dengan Kolektif Indsczinepartij.

Arendya Nariswari
cloud_download Baca offline
Instalasi arsip Kolektif Indsczinepartij di Pameran Asana Bina Seni 2020. (Guideku/Arendya)
Instalasi arsip Kolektif Indsczinepartij di Pameran Asana Bina Seni 2020. (Guideku/Arendya)

Guideku.com - Berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta, Pameran Asana Bina Seni 2020 diikuti oleh 15 peserta dan 4 kurator seni. Termasuk di antaranya yakni Kolektif Indischzinepartij.

Beranggotakan empat orang, Indsczinepartij membawakan karya berupa instalasi arsip dan program diskusi bertajuk 'It Is What It Is".

Dalam sebuah kesempatan, Guideku.com sempat berbincang dengan seorang anggota Indsczinepartij yakni Doni Singadikrama.

Doni menyebutkan, Kolektif Indisczinepartij kali ini ingin mengedukasi lebih luas lagi tentang apa itu zine dalam bentuk diskusi dan instalasi arsip.

Kolektif Indsczinepartij melakukan sesi diskusi di Pameran Asana Bina Seni 2020. (Guideku/Arendya)
Kolektif Indsczinepartij melakukan sesi diskusi di Pameran Asana Bina Seni 2020. (Guideku/Arendya)

"Di sini kami (Kolektif Indisczine Partij) lebih ke memberikan semangat ke teman-teman, dan memperkenalkan lebih luas lagi tentang apa itu zine," ungkap Doni.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa ini ketiga kalinya Indiszinepartij mengikuti sebuah pameran. Rasa berdebar-debar sekaligus bangga menyelimuti Doni dan ketiga rekannya ketika terpilih untuk ikut ambil bagian di Pameran Asana Bina Seni 2020.

Doni Singadikrama, salah satu anggota Kolektif IndisczinePartij. (Guideku/Arendya)
Doni Singadikrama, salah satu anggota Kolektif IndisczinePartij. (Guideku/Arendya)

"Dulu dua kali ikut pameran kecil, masih di Yogyakarta juga. Ikut Pameran Asana Bina Seni 2020 ini cukup tantangan sih, di tempat sebesar ini dan publik yang lebih umum. Kalau dulu kan di galeri kecil lebih spesifik ya," tutur Doni.

"Senang sih, dengan ikut serta di pameran ini, jadi lebih terpublikasi lebih luas lagi. Dan tidak mengira kalau diskusi ini juga antusiasmenya besar, kita juga jadi punya kesempatan untuk memamerkan mesin kita, menurut kami itu cukup representatif," imbuhnya.

Bertajuk 'Your Connection Was Interrupted', sejumlah seniman mempersembahkan karya yang dekat dengan masyarakat. Tema ini terinspirasi dari koneksi internet yang terganggu. Namun dalam hal ini makna koneksi tak terbatas hanya dari internet saja.

Koneksi dan interupsi ini bisa lebih luas maknanya dari sekedar internet. Misalnya saja manusia dengan teknologi, manusia dengan sesama manusia, manusia dengan lingkungan dan masih banyak lagi.

Acara ini diharapkan menjadi wadah bagi para pekerja seni berkolaborasi dan mengelaborasi setiap ide menjadi karya yang menawan.

Pameran Asana Bina Seni 2020 ini berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta mulai 11-18 November. Acara yang diadakan secara luring ini akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Terkait

Terkini