Sensasi Makan di Kawasan Perang, di Diaoyu Islands Malatang Noodle Shop

Keras dan idealis.

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda
Jum'at, 04 Januari 2019 | 12:00 WIB
Ilustrasi restoran. (Unsplash/Lefteris kallergis)

Ilustrasi restoran. (Unsplash/Lefteris kallergis)

Guideku.com - Miniatur pesawat tempur Cina bergelantungan di langit-langit restoran.

Di sudut ruangan, terpampang replika senapan mesin dan wallpaper pulau dengan tulisan 'Kepulauan Diaoyu masih di wilayah Cina.''

Meja makan restoran ini didesain menyerupai Liaoning, kapal induk buatan Ukraina yang kini jadi pusat Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat.

Tak kalah unik, mangkuk hot pot di restoran ini dikirimkan bak jet tempur yang terbang, bergelantungan menggunakan sistem konveyor menuju tempat memasak.

Bukan tanpa sebab segala keunikan ini dijajakan di Restoran Diaoyu Islands Malatang Noodle Shop. Pemiliknya, pasangan suami istri, Zhang Yan Chun Zi dan Lu He, sengaja memanfaatkan konflik sengit di sekitar kepulauan Sankaku, di perairan timur Cina, yang diperebutkan Cina dan Jepang.

(Pixabay Wiki Images)
(Pixabay Wiki Images)

Kedua negara ini sama-sama mengaku sebagai pemilik sah pulau tak bertuan tersebut.

Baca Juga: Baru Diresmikan, Guiding Block Penuntun Tunanetra di Yogyakarta Dicuri

Latar belakang ini yang kemudian coba diimplikasikan Zhang dan Lu di restoran Diaoyu Islands Malatang Noodle Shop.

Meski demikian, dalam laporan yang diterbitkan Vice, Zhang dan Lu mengaku tidak bermaksud memproyeksikan sentimen anti-Jepang di restoran mereka.

Mereka tetap menerima kehadiran orang-orang Jepang yang hendak mencicipi menu-menu unik macam peluru meriam dan pisang goreng granat yang disajikan restoran idealis ini.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Kamu cari promo makan murah di momen Peringatan HUT RI ke-80? Yuk, cek rekomendasi deretan promo spesial Kemerdekaan di ...
food | 09:15 WIB
Inilah deretan inspirasi kitchen set untuk rumah minimalis yang bisa Anda terapkan untuk mempercantik dapur....
food | 10:00 WIB
Dedi Mulyadi kunjungi barak militer yang membina remaja bermasalah, terutama perempuan pengguna "Kawa Kawa"....
food | 10:22 WIB
Umar Patek memilih menyeduh 'damai' melalui secangkir kopi di Ramu Kopi....
food | 10:00 WIB
Setelah mengonsumsi banyak daging kurban, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat....
food | 10:00 WIB
Di Sumatera Selatan, tren jajan tampaknya sudah menjadi gaya hidup harian, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga....
food | 10:00 WIB
Bagaimana cara mengetahui kolesterol kita naik usai makan daging kurban?...
food | 10:00 WIB
Ide resep olahan daging kurban selain sate yang mudah dan cepat dimasak di rumah....
food | 10:00 WIB
Setiap kuliner khas ini juga menyimpan cerita dan tradisi yang melekat kuat....
food | 14:27 WIB