Senin, 25 Maret 2019

Langgar Hak Cipta, Warner Bros Tuntut Kafe Bertema Harry Potter Ini

Kok bisa?

Angga Roni Priambodo | Amertiya Saraswati
Ilustrasi Kafe Bertema Harry Potter (Pixabay/waldomiguez)
Ilustrasi Kafe Bertema Harry Potter (Pixabay/waldomiguez)

Guideku.com - Sebagai salah satu serial film yang memiliki popularitas mendunia, tak bisa dipungkiri bahwa segala sesuatu yang berbau Harry Potter pasti akan diburu penggemarnya. Tak heran, aneka macam merchandise, arena bermain, hingga kafe bertema Harry Potter pun bertebaran di seluruh dunia.

Salah satunya adalah kafe di Hongkong yang dinamai 9 3/4 Cafe. Bagi para penggemar Harry Potter, nama ini pasti tak terasa asing karena merujuk pada nomor peron tempat Hogwarts Express berada.

Meski begitu, bukannya meraup keuntungan, diketahui jika kafe tersebut malah dituntut oleh Warner Bros Entertainment dengan tuduhan pelanggaran hak cipta.

9 3/4 Cafe yang Dituntut Warner Bros (facebook.oom/9 3/4 Cafe)
9 3/4 Cafe yang Dituntut Warner Bros (facebook.oom/9 3/4 Cafe)

 

Dihimpun dari laman Asia One, kafe ini rupanya menggunakan nama-nama dari buku Harry Potter seperti quidditch, muggles, dan salad ajaib Professor McGonagall.

Tak hanya itu, kafe ini juga dituntut karena berani memajang dekorasi seperti troli kereta yang setengah terbenam ditembok, jubah Gryffindor, dan tiket Hogwarts Express.

Diketahui, kafe ini sendiri sudah buka sejak akhir 2017 silam.

Mereka juga sudah memberikan disclaimer bahwa 9 3/4 Cafe sama sekali tidak berhubungan dengan Warner Bros Entertainment Inc, Harry Potter, atau J.K. Rowling.

9 3/4 Cafe yang Dituntut Warner Bros (facebook.oom/9 3/4 Cafe)
9 3/4 Cafe yang Dituntut Warner Bros (facebook.oom/9 3/4 Cafe)

 

Sayang, pihak Warner Bros tetap kukuh menganggap kafe tersebut melakukan pelanggaran hak cipta dan mengambil untung tanpa izin.

Akibatnya, 9 3/4 Cafe pun kini diminta untuk menyingkirkan semua dekorasi, banner, dan materi promosi yang berhubungan dengan Harry Potter.

Tak hanya itu, pihak Warner Bros pun diketahui juga meminta ganti rugi atas kasus pelanggaran hak cipta yang dilakukan kafe ini.

Terkait

Terkini