Waspada, Pola Makan Buruk Sebabkan Kematian Tertinggi di Dunia, Mengapa?

Pola makanmu, harimaumu.

Rauhanda Riyantama | Aditya Prasanda
Minggu, 07 April 2019 | 10:30 WIB
Ilustrasi junk food. (Pixabay Free to Use Sounds)

Ilustrasi junk food. (Pixabay Free to Use Sounds)

Guideku.com - Kamu jarang mengonsumsi buah, sayuran, gandum maupun makanan berserat? Kamu juga kerap melahap makanan begitu banyak dengan pola yang tak tepat?

Waspadalah, sebab belum lama ini, sebuah riset yang diterbitkan di Lancet Medical Journal menyebut bahwa pola makan keliru merupakan satu dari enam penyebab kasus kematian tertinggi di dunia.

Tak dapat dianggap sepele, pola makan keliru menurut para peneliti bahkan sama berbahayanya dengan menghisap asap rokok.

''Semakin buruk pola makan, semakin besar pula peluang untuk membunuh diri sendiri,'' ujar Dokter Ashkan Afshin dalam penelitiannya yang dirilis melalui Lancet Medical Journal, seperti dikutip Guideku.com dari Daily Mail.

(Pixabay StevePB)
(Pixabay StevePB)

 

Melalui penelitiannya, sang dokter menemukan sekitar 15 persen penyebab kematian di Inggris atau setara 89 ribu kematian per tahunnya disebabkan oleh pola makan yang buruk.

Hal senada juga dibenarkan para peneliti dari University of Washington, Amerika Serikat yang menyebut sebagian besar kasus kematian akibat serangan jantung, diabetes hingga kanker disebabkan oleh pola makan yang keliru.

Baca Juga: 8 Cosplay Makanan Low Budget Ini Kreatif, Bikin Ngakak Guling-guling

Riset ini juga diperkuat fakta semakin banyaknya orang di segala usia yang enggan mengonsumsi buah dan sayuran.

Tak hanya itu, konsumsi makanan cepat saji yang kian pesat juga disebut sebagai faktor utama pola makan penduduk dunia yang kian buruk. Bahkan pola makan yang tak tepat dapat menyebabkan risiko terserang 12 jenis kanker.

''Penelitian ini menegaskan betapa buruknya bahaya akibat pola makan yang keliru dan menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia,'' lengkap Tracy Parker, perwakilan dari British Heart Foundation yang menegaskan kebenaran riset ini secara ilmiah.

So, masihkah kamu tak peduli dengan pola makanmu sendiri?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Kamu cari promo makan murah di momen Peringatan HUT RI ke-80? Yuk, cek rekomendasi deretan promo spesial Kemerdekaan di ...
food | 09:15 WIB
Inilah deretan inspirasi kitchen set untuk rumah minimalis yang bisa Anda terapkan untuk mempercantik dapur....
food | 10:00 WIB
Dedi Mulyadi kunjungi barak militer yang membina remaja bermasalah, terutama perempuan pengguna "Kawa Kawa"....
food | 10:22 WIB
Umar Patek memilih menyeduh 'damai' melalui secangkir kopi di Ramu Kopi....
food | 10:00 WIB
Setelah mengonsumsi banyak daging kurban, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat....
food | 10:00 WIB
Di Sumatera Selatan, tren jajan tampaknya sudah menjadi gaya hidup harian, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga....
food | 10:00 WIB
Bagaimana cara mengetahui kolesterol kita naik usai makan daging kurban?...
food | 10:00 WIB
Ide resep olahan daging kurban selain sate yang mudah dan cepat dimasak di rumah....
food | 10:00 WIB
Setiap kuliner khas ini juga menyimpan cerita dan tradisi yang melekat kuat....
food | 14:27 WIB