Food

Sejarah Mencekam di Balik Seporsi Kelezatan Docang Khas Cirebon

Berawal dari itikad jahat, kini jadi idola masyarakat setempat.

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda

(Instagram About Cirebon Food)
(Instagram About Cirebon Food)

Guideku.com - Dari nasi jamblang nya nan gurih hingga empal gentong nan menggugah, terdapat begitu banyak kuliner lezat yang dapat ditemukan di Cirebon.

Satu di antaranya yang memiliki cita rasa lezat dengan latar belakang nan unik, yakni docang.

Sajian kuliner yang sekilas menyerupai lontong sayur ini kerap disajikan bersama potongan lontong, tauge, singkong, oncom, berbalur kuah dage nan hangat.

Rasanya yang tak terlalu pedas kian lengkap tatkala ditambahkan remahan kerupuk putih sebagai toppingnya.

Di Cirebon, kita dapat menemukan docang dijajakan di sekitar alun-alun Cirebon maupun pusat perbelanjaan setempat.

(Instagram About Cirebon Food)
(Instagram About Cirebon Food)

Selain memiliki cita rasa yang khas, docang juga memiliki sejarah nan menarik.

Konon, dahulu tatkala para Wali Songo menyiarkan agama Islam di Cirebon, seorang penguasa setempat bernama Pangeran Rengganis berusaha meracuni mereka dengan masakan yang hari ini kita kenal sebagai docang.

Ajaib, alih-alih keracunan, para Wali malah begitu lahap menyantap masakan dari Pangeran Rengganis. Sejak saat itu, docang dikenal masyarakat setempat sebagai kuliner khas Cirebon.

Tentu saja, docang beracun tersebut hanya tinggal sejarah, sebab docang hari ini dikenal sebagai kuliner lezat yang dapat dinikmati sekitar Rp 10 ribu di berbagai sudut kota Cirebon.

 

Berita Terkait

Berita Terkini