Ngopi Menjadi Tradisi Unik Menunggu Sahur di Gresik

Di bulan Ramadan ini, warkop menjadi tempat alternatif warga Gresik menanti saat sahur.

Dany Garjito
Minggu, 26 Mei 2019 | 13:00 WIB
Kopi Manual Brew (Guideku.com/Amertiya)

Kopi Manual Brew (Guideku.com/Amertiya)

Guideku.com - Ngopi menjadi tradisi saat menunggu sahur ala warga Kota Gresik.

Kota Gresik memiliki banyak julukan. Selain sebutan kota pudak, kota santri dan kota industri, Gresik juga terkenal dengan julukan kota seribu warung kopi (warkop).

Nah, di bulan Ramadan ini, warkop menjadi tempat alternatif warga bersantai sambil menanti saat sahur.

Keberadaan warung kopi (Warkop) mulai warkop konvensional hingga warkop semi cafe tidak terhitung jumlahnya di kota Gresik.

Bagi warga Gresik, warkop menjadi tempat untuk santai bersama teman atau sahabat atau bahkan bersama keluarga sambil minum kopi.

Apalagi, nyaris semua warkop dan kafe di kota Gresik memiliki fasilitas free WiFi. Sehingga biasa menjadi tempat bagi masyarakat Gresik terutama kaum milenial untuk menanti saat makan sahur seperti bulan puasa sekarang.

Salah satu pecinta kopi, M. Koiron (27) mengatakan hampir setiap malam bersama teman-temannya berkunjung ke warkop. Selain berdiskusi sambil minum kopi, juga memanfaatkan fasilitas WiFi yang disediakan warkop untuk keperluan kerja atau hanya sekedar browsing internet.

Masyarakat Gresik ngopi di warkop sambil menunggu waktu sahur. (Suara.com/Tofan Kumara)
Masyarakat Gresik ngopi di warkop sambil menunggu waktu sahur. (Suara.com/Tofan Kumara)

"Enaknya itu hampir semua warkop di kota Gresik berfasilitas free WiFi. Kita ke warkop selain diskusi sambil ngopi, kita bisa browsing internet gratis sepuasnya. Entah browsing tugas kerja, tugas sekolah atau lainnya," kata Koiron.

Baca Juga: Menziarahi 4 Upacara Kematian Unik di Tana Toraja

Koiron melanjutkan, kebiasaan ngopi selama Ramadan dilakukan usai tadarus bersama teman-temannya. Ia meluangkan waktu ngopi di warkop untuk bersantai hingga waktu makan sahur.

"Hampir tiap malam selesai tadarus, saya dan teman-teman ke sini (warkop) sekedar santai sambil menanti saat makan sahur, ngopi sambil browsing internet," ujar warga Sido Kumpul ini.

Kalau kamu ingin mencoba sensasi ngopi di warkop sambil menunggu sahur di kota Gresik, ingatlah bahwa selama bulan Ramadan, semua warkop tutup di siang hari, dan baru buka menjelang maghrib.

Kontributor: Tofan Kumara

SUARA.com/M. Reza Sulaiman

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Kamu cari promo makan murah di momen Peringatan HUT RI ke-80? Yuk, cek rekomendasi deretan promo spesial Kemerdekaan di ...
food | 09:15 WIB
Inilah deretan inspirasi kitchen set untuk rumah minimalis yang bisa Anda terapkan untuk mempercantik dapur....
food | 10:00 WIB
Dedi Mulyadi kunjungi barak militer yang membina remaja bermasalah, terutama perempuan pengguna "Kawa Kawa"....
food | 10:22 WIB
Umar Patek memilih menyeduh 'damai' melalui secangkir kopi di Ramu Kopi....
food | 10:00 WIB
Setelah mengonsumsi banyak daging kurban, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat....
food | 10:00 WIB
Di Sumatera Selatan, tren jajan tampaknya sudah menjadi gaya hidup harian, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga....
food | 10:00 WIB
Bagaimana cara mengetahui kolesterol kita naik usai makan daging kurban?...
food | 10:00 WIB
Ide resep olahan daging kurban selain sate yang mudah dan cepat dimasak di rumah....
food | 10:00 WIB
Setiap kuliner khas ini juga menyimpan cerita dan tradisi yang melekat kuat....
food | 14:27 WIB