Kerap Bikin Bingung, 3 Kuliner Korea Ini Sering Salah Diterjemahkan

Sering mengalami mistranslasi, pemerintah Korea Selatan pun sampai membuat daftar terjemahan yang benar.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
Sabtu, 01 Februari 2020 | 20:15 WIB
Ilustrasi Makanan Korea (Pixabay/jyleen21)

Ilustrasi Makanan Korea (Pixabay/jyleen21)

Guideku.com - Bagi pecinta drama Korea atau penggemar K-pop, nama-nama kuliner khas Korea Selatan pasti sudah tidak asing lagi.

Sebut saja makanan seperti kimbap, tteokpoki, hingga ramyeon yang sudah sering muncul di drama dan bisa ditemukan di Indonesia.

Meski begitu, Korea Selatan rupanya memiliki banyak kuliner lezat lain yang sudah mendunia. Sayangnya, nama makanan-makanan ini sering salah diterjemahkan.

Dihimpun dari laman Korea Herald, pemerintah Korea Selatan baru-baru ini meluncurkan website bernama Food Trip in Korea (foodtrip.or.kr) untuk mengatasi masalah mistranslasi.

Total, ada 8.500 makanan Korea yang terdaftar berikut terjemahannya dalam bahasa Inggris, Jepang, dan China. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kesalahan terjemahan yang seringnya berakhir kocak.

Korea Herald sendiri menuliskan ada 3 jenis kuliner yang paling sering mengalami kesalahan penerjemahan. Apa saja?

1. Gomtang

Gomtang merupakan kuliner yang sering salah diartikan sebagai "sup beruang". Hal ini dikarenakan kata "gom" dalam bahasa Korea memang berarti beruang.

Di sisi lain, "gom" juga dapat diartikan sebagai sup yang mendidih.

Gomtang sendiri sebenarnya adalah sup yang terbuat dari berbagai macam bagian daging seperti iga, buntut sapi, tulang sapi, hingga bagian kepala.

Sup ini biasanya memiliki warna kuah mirip susu, dengan rasa yang kaya dan lezat karena kaldunya terbuat dari daging.

Baca Juga: Tanpa Alkohol, Resep Mudah Bikin Butterbeer Harry Potter di Rumah

2. Dongtae jjigae

Dongtae jjigae juga merupakan sup yang sering disalahartikan. Dalam bahasa Inggris, makanan ini kerap diterjemahkan sebagai "sup yang dinamis".

Padahal, dongtae jjigae sebenarnya adalah sup yang dibuat dengan campuran ikan pollack dan sayuran,

Dongtae jjigae biasanya memiliki kuah berwarna kemerahan dengan cita rasa pedas.

3. Yukhoe

Terakhir, ada yukhoe yang kerap diartikan sebagai "enam kali". Hal ini dikarenakan kata "yuk" memang berarti angka enam dalam bahasa Korea.

Yukhoe sendiri seharusnya diartikan sebagai beef tartare atau kuliner yang dibuat dari daging mentah.

Mirip dengan steak tartare, yukhoe dibuat dari campuran daging cincang yang diberi bumbu garam, gula, minyak wijen, merica, dan bawang putih.

Yukhoe biasanya disajikan dengan potongan buah pir Korea, kacang, dan telur kuning mentah.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Kamu cari promo makan murah di momen Peringatan HUT RI ke-80? Yuk, cek rekomendasi deretan promo spesial Kemerdekaan di ...
food | 09:15 WIB
Inilah deretan inspirasi kitchen set untuk rumah minimalis yang bisa Anda terapkan untuk mempercantik dapur....
food | 10:00 WIB
Dedi Mulyadi kunjungi barak militer yang membina remaja bermasalah, terutama perempuan pengguna "Kawa Kawa"....
food | 10:22 WIB
Umar Patek memilih menyeduh 'damai' melalui secangkir kopi di Ramu Kopi....
food | 10:00 WIB
Setelah mengonsumsi banyak daging kurban, kadar kolesterol dalam tubuh bisa meningkat....
food | 10:00 WIB
Di Sumatera Selatan, tren jajan tampaknya sudah menjadi gaya hidup harian, terutama bagi kalangan ibu rumah tangga....
food | 10:00 WIB
Bagaimana cara mengetahui kolesterol kita naik usai makan daging kurban?...
food | 10:00 WIB
Ide resep olahan daging kurban selain sate yang mudah dan cepat dimasak di rumah....
food | 10:00 WIB
Setiap kuliner khas ini juga menyimpan cerita dan tradisi yang melekat kuat....
food | 14:27 WIB