Kamis, 06 Agustus 2020

Kerap Bikin Bingung, 3 Kuliner Korea Ini Sering Salah Diterjemahkan

Sering mengalami mistranslasi, pemerintah Korea Selatan pun sampai membuat daftar terjemahan yang benar.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Makanan Korea (Pixabay/jyleen21)
Ilustrasi Makanan Korea (Pixabay/jyleen21)

Guideku.com - Bagi pecinta drama Korea atau penggemar K-pop, nama-nama kuliner khas Korea Selatan pasti sudah tidak asing lagi.

Sebut saja makanan seperti kimbap, tteokpoki, hingga ramyeon yang sudah sering muncul di drama dan bisa ditemukan di Indonesia.

Meski begitu, Korea Selatan rupanya memiliki banyak kuliner lezat lain yang sudah mendunia. Sayangnya, nama makanan-makanan ini sering salah diterjemahkan.

Dihimpun dari laman Korea Herald, pemerintah Korea Selatan baru-baru ini meluncurkan website bernama Food Trip in Korea (foodtrip.or.kr) untuk mengatasi masalah mistranslasi.

Total, ada 8.500 makanan Korea yang terdaftar berikut terjemahannya dalam bahasa Inggris, Jepang, dan China. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kesalahan terjemahan yang seringnya berakhir kocak.

Korea Herald sendiri menuliskan ada 3 jenis kuliner yang paling sering mengalami kesalahan penerjemahan. Apa saja?

1. Gomtang

Gomtang merupakan kuliner yang sering salah diartikan sebagai "sup beruang". Hal ini dikarenakan kata "gom" dalam bahasa Korea memang berarti beruang.

Di sisi lain, "gom" juga dapat diartikan sebagai sup yang mendidih.

Gomtang sendiri sebenarnya adalah sup yang terbuat dari berbagai macam bagian daging seperti iga, buntut sapi, tulang sapi, hingga bagian kepala.

Sup ini biasanya memiliki warna kuah mirip susu, dengan rasa yang kaya dan lezat karena kaldunya terbuat dari daging.

2. Dongtae jjigae

Dongtae jjigae juga merupakan sup yang sering disalahartikan. Dalam bahasa Inggris, makanan ini kerap diterjemahkan sebagai "sup yang dinamis".

Padahal, dongtae jjigae sebenarnya adalah sup yang dibuat dengan campuran ikan pollack dan sayuran,

Dongtae jjigae biasanya memiliki kuah berwarna kemerahan dengan cita rasa pedas.

3. Yukhoe

Terakhir, ada yukhoe yang kerap diartikan sebagai "enam kali". Hal ini dikarenakan kata "yuk" memang berarti angka enam dalam bahasa Korea.

Yukhoe sendiri seharusnya diartikan sebagai beef tartare atau kuliner yang dibuat dari daging mentah.

Mirip dengan steak tartare, yukhoe dibuat dari campuran daging cincang yang diberi bumbu garam, gula, minyak wijen, merica, dan bawang putih.

Yukhoe biasanya disajikan dengan potongan buah pir Korea, kacang, dan telur kuning mentah.

Terkait

Terkini