Selasa, 15 Juni 2021

Terinspirasi dari Film, Remaja Ini Nekat Rampok Minimarket 7 Eleven

Sebelum kabur, remaja ini sempat mengucapkan terima kasih kepada penjaga minimarket.

Yasinta Rahmawati | Fitri Asta Pramesti
cloud_download Baca offline
7-Eleven. (pexels.com/Sanaan)
7-Eleven. (pexels.com/Sanaan)

Guideku.com - Belum lama ini seorang remaja asal Singapura jadi perbincangan lantaran tingkah lakunya yang berbahaya sekaligus konyol.

Bagaimana tidak, remaja ini nekat merampok salah satu cabang minimarket 7-Eleven gara-gara menonton sebuah film.

Dirangkum dari laman World of Buzz, Sabtu (22/2/2020), remaja laki-laki yang bernama Jason Seow ini mengaku nekat merampok setelah merasa terinspirasi dari adegan di sebuah film yang ia tonton.

Atas perbuatan yang ia lakukan pada 3 Agustus 2019 silam ini, ia pun diadili di pengadilan pada 21 Feburari 2020.

Di persidangan, Jason bercerita bahwa ia telah menyiapkan sebuah pisau buah yang ia bawa dari rumah. Kemudian, ia masuk ke 7 Eleven pada pukul 00.30 malam.

Ilustrasi kulkas minimarket. (Unsplash/Justin Sanchez)
Ilustrasi minimarket. (Unsplash/Justin Sanchez)

Berpura-pura menjadi seorang pembeli yang akan membayar sebungkus cokelat di kasir, Jason kemudian langsung menodongkan pisau ke arah penjaga kasir dan meminta semua uang yang ada di mesin kasir.

Tak lantas menuruti permintaan Jason, penjaga kasir mencoba memberi tawaran untuk memberi sebungkus rokok gratis. Jason pun mau dan meminta 6 bungkus rokok serta satu burger ayam.

Merasa tidak puas dengan hasil jarahannya, Jason pun mencekik penjaga kasir hingga membuatnya pingsan. Setelahnya, ia langsung kabur secepat mungkin.

Menariknya, sebelum kabur meninggalkan minmarket, Jason menyebut dirinya sempat mengucapkan terima kasih kepada sang penjaga kasir.

Selepas merampok minimarket, ia pergi ke lapangan basket untuk berganti pakaian. Di situ, ia juga sempat berpikiran untuk merampok 7-Eleven lain lantaran ia belum mendapatkan uang tunai.

Namun niat itu buru-buru ia urungkan karena ia tidak membawa pakaian ganti lain.

Terkait perbuatannya ini, Jason mengaku bersalah dan siap menerima hukuman. 

"Ketika menyelidiki lebih jauh mengapa klien kami ingin meniru adegan perampokan yang dia lihat di televisi, klien kami hanya diam dan secara terus mengatakan bahwa dia bersalah dan 'jahat'," kata pengacara Jason. 

Jason akan kembali menghadiri sidang pengadilan pada 28 Febuari untuk mendengarkan putusan hukuman.

Terkait

Terkini