Food

Mau Bunuh Virus Corona pada Uang Kertas Pakai Microwave, Ini yang Terjadi!

Di tengah kepanikan, wanita ini nyaris menyebabkan kebakaran dan mengalami rugi besar.

Silfa Humairah | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Microwave (Pexels/Lisa Fotios)
Ilustrasi Microwave (Pexels/Lisa Fotios)

Guideku.com - Microwave merupakan salah satu alat yang berguna untuk memanaskan makanan atau minuman hingga memasak aneka resep sederhana.

Meski memiliki banyak kegunaan, ada baiknya jika kita senantiasa ingat untuk berhati-hati saat memakai microwave.

Salah satunya adalah dengan memastikan jika benda-benda yang mudah terbakar tidak masuk ke dalam microwave.

Belum lama ini, seorang wanita di China nyaris celaka karena ingin menggunakan microwave untuk melenyapkan virus corona yang sedang mewabah.

Dilansir dari laman World of Buzz, wanita yang tinggal di kota Jiangyin, provinsi Wuxi tersebut rupanya khawatir jika uang yang dimilikinya terkontaminasi partikel virus corona.

Terlebih, sempat ada klaim bahwa virus tersebut bisa bertahan di atas permukaan benda mati hingga 9 hari lamanya.

Ilustrasi Microwave (Pexels/Mike)
Ilustrasi Microwave (Pexels/Mike)

Takut tertular, wanita ini pun memutuskan untuk membasmi virus di uang tersebut. Caranya, wanita ini nekat memasukkan uang sebesar 3.000 yuan atau sekitar Rp 6 juta ke dalam microwave.

Tak berapa lama setelah microwave dinyalakan, wanita ini pun mencium bau terbakar dari dapurnya. Ketika dicek, uang yang dimasukkan ke dalam microwave tadi sudah gosong.

Untunglah aksinya memasukkan uang ke microwave tersebut tidak berdampak lebih parah. Wanita tadi juga buru-buru membawa uangnya ke bank dan bertanya apakah bisa ditukar.

Pegawai bank sendiri menyebutkan jika uang tersebut sudah sangat terbakar sampai bisa berubah menjadi abu jika disentuh. Namun, pihak bank akhirnya setuju menukar uang tersebut.

Tak bisa dipungkiri, virus corona memang telah menyebabkan kepanikan di berbagai negara. Meski begitu, ada baiknya kita tetap berhati-hati dan tidak sembarangan memakai microwave seperti perempuan ini ya.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Berita Terkait

Berita Terkini