Minggu, 09 Agustus 2020

Spanduk Tukang Bubur Ayam Ini Curi Atensi Warganet, Mengedukasi Pembeli

Tukang bubur ayam ini memasang spanduk nyentrik yang mengedukasi para calon pembeli.

Silfa Humairah
cloud_download Baca offline
Bubur ayam. (Shutterstock)
Bubur ayam. (Shutterstock)

Guideku.com - Jadi favorit, Bubur ayam menjadi salah satu menu sarapan yang cukup banyak penggemar. Ada penggemar bubur ayam diaduk, tetapi tidak sedikit pula orang-orang yang setuju ketika bubur ayam harus diaduk terlebih dahulu sebelum dimakan.

Bicara soal bagaimana teknik terbaik ketika menyantap bubur ayam, belakangan publik dibuat tertawa geli saat melihat foto yang diunggah oleh salah satu akun Twitter.

Bukan tanpa alasan, tukang bubur ayam ini memasang spanduk nyentrik yang mengedukasi para calon pembeli.

"Tukang bubur ayam yang mengedukasi, keren bang!" tulis akun Twitter @ombotakk.

Dari foto yang diunggah, pedagang tersebut tampak memasang spanduk bertuliskan kelebihan serta kekurangan bubur ayam diaduk dan tidak diaduk

Mengedukasi Pembeli, Spanduk Tukang Bubur Ayam Ini Mendadak Jadi Sorotan. (Twitter/@ombotakk)
Mengedukasi Pembeli, Spanduk Tukang Bubur Ayam Ini Mendadak Jadi Sorotan. (Twitter/@ombotakk)

Menurut sang penjual, bubur diaduk memiliki kelebihan mudah dicerna, lebih cepat sampai ke lambung, dan rasanya tercampur dengan sempurna.

Namun ternyata, bubur ayam diaduk ini juga punya kekurangan, yakni tidak estetis dan mengurangi nafsu makan seseorang.

Demikian halnya dengan bubur tidak diaduk, sajian ini juga memiliki kelebihan, seperti estetikanya terjaga, meningkatkan nafsu makan, serta menambah sugesti rasa enak.

Kekurangan dari bubur tidak diaduk ini konon katanya rasanya tidak tercampur sempurna serta lebih susah dicerna.

Tentu saja, melihat spanduk yang mengedukasi ini, tidak sedikit warganet yang kemudian mengapresiasi aksi tukang bubur tersebut.

Hingga artikel ini ditulis, cuitan sekaligus foto spanduk mengedukasi hasil karya tukang bubur ayam tadi telah viral dan mendapatkan 41 ribu lebih likes serta 20 ribu retweets dari warganet.

Terkait

Terkini