Minggu, 29 November 2020

Usung Konsep Unik, FX Harsono Apresiasi Pameran Asana Bina Seni 2020

Bagi Harsono, pameran kali ini cukup menarik perhatiannya. Banyak karya yang menurutnya memiliki ide yang unik.

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna
cloud_download Baca offline
Salah satu karya pada Pameran Asana Bina Seni 2020 (GuideKu/Hiromi)
Salah satu karya pada Pameran Asana Bina Seni 2020 (GuideKu/Hiromi)

Guideku.com - Menghadirkan berbagai karya perupa muda nan unik dan penuh makna, tak heran jika Pameran Asana Bina Seni 2020 begitu mencuri perhatian warga masyarakat Yogyakarta. Tak terkecuali halnya dengan perupa senior FX Harsono

Dalam kesempatan kali ini, pria berusia 71 tahun ini menyempatkan diri untuk melihat karya dari perupa muda di Pameran Asana Bina Seni 2020. Pada kesempatan ini pun Harsono juga berbagi cerita dengan seniman yang datang di pameran ini.

Bagi Harsono, pameran kali ini cukup menarik perhatiannya. Banyak karya yang menurutnya memiliki ide yang unik.

"Karya yang dipamerkan di sini berdasarkan konteks yang ada di sekitar mereka. Menariknya adalah mereka tak hanya menginterpretasikannya menjadi karya tetapi juga melakukan riset sebelumnya," ujar Harsono kepada tim Suara.com pada Sabtu (14/11/2020) di Taman Budaya Yogyakarta.

FX Harsono berbagi cerita kepada pengunjung di Pameran Asana Bina Seni 2020 (Suara/Hiromi)
FX Harsono berbagi cerita kepada pengunjung di Pameran Asana Bina Seni 2020 (Suara/Hiromi)

Menurut Harsono, banyak seniman muda yang hanya sekedar membuat karya namun tak melakukan riset. Di pameran ini, peserta melakukan riset untuk membuat karya yang lebih ciamik dan dekat dengan fakta. Hal inilah yang menjadi poin plus di mata FX Harsono.

Salah satu karya yang jadi favorit Harsono adalah karya berjudul "Bising-Bising Media Bodong" karya Arief Budiman. Karya ini menampilkan monitor 'rusak' yang didalamnya berisi berita-berita terkait kondisi sosial politik dan budaya di Papua. Berita yang ditampilkan adalah berita hoax dan menggiring opini publik.

Harsono berharap, di tengah pandemi ini seniman tetap dapat produktif dan mengembangkan kembali potensi yang ada di dalam diri.

"Saya harap mereka dapat lebih berkembang dan dapat mendalami persoalan yang mereka alami lebih baik lagi, sehingga mereka bisa masuk ke dalam forum yang lebih besar," ungkap Harsono.

Bisik-Bisik Media Bodong karya Arief Budiman (Suara/Hiromi)
Bisik-Bisik Media Bodong karya Arief Budiman (Suara/Hiromi)

Pameran Asana Bina Seni 2020 ini berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta mulai 11-18 November. Pameran yang diadakan secara luring ini akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Acara ini akan dibagi menjadi 3 sesi dengan kapasitas 30 pengunjung di setiap sesi.

Sesi pertama mulai pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB, sesi kedua pukul 12.30 WIB hingga 14.30 WIB, dan sesi terakhir pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB.

Terkait

Terkini