Wapres Gibran Bilang Kemenyan Jadi Bahan Parfum Mewah! Netizen Auto Kaget

Kemenyan bukan cuma buat ritual! Gibran ungkap rahasia parfum mewah pakai kemenyan Indonesia. Fakta ini bikin netizen heboh. Emang beneran? Yuk, cek!

Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P
Kamis, 17 Juli 2025 | 17:00 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka (instagram.com)

Wapres Gibran Rakabuming Raka (instagram.com)

Guideku.com - Kamu pasti familiar deh sama kemenyan yang sering diasosiasikan sama hal mistis atau acara adat. Tapi, gimana kalau ternyata bahan yang selama ini dikira buat "panggil makhluk halus" itu justru dipakai di parfum mahal kayak Louis Vuitton dan Gucci?

Yap, ini bukan gosip. Langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sendiri yang bilang, dan pernyataannya langsung bikin geger jagat maya.

Gibran Bicara Kemenyan dan Parfum Mewah

Dalam acara pembekalan di Lemhanas (14 Juli 2025), Gibran nyebut kemenyan Indonesia—yang dikenal juga dengan nama benzoin atau frankincense, jadi salah satu bahan dasar parfum premium dunia. "Ibu-ibu yang pakai parfum LV, Gucci dan sebagainya, mungkin nggak sadar kalau di dalamnya ada kemenyan," ucap Gibran dengan gaya santainya.

Menurut Gibran, Indonesia punya potensi besar lewat kemenyan, bukan cuma buat ritual atau dupa. Aromanya khas, hangat, dan bisa tahan lama, makanya banyak dipakai sebagai base note parfum mahal. Sebut aja Louis Vuitton Nuit de Feu dan Gucci Intense Oud—dua parfum dengan harga jutaan yang ternyata pakai bahan dari hutan-hutan kita.

Tapi yang bikin miris, selama ini Indonesia cuma ekspor dalam bentuk mentah. Negara lain yang justru dapat nilai tambahnya karena mereka olah jadi produk jadi kayak parfum, minyak esensial, atau sabun aromaterapi.

"Dulu waktu saya bahas hilirisasi kemenyan, banyak yang ngetawain. Dikiranya cuma buat dukun. Padahal nilainya bisa kayak nikel kalau kita kelola bener," kata Gibran.

Dorongan Riset dan Hilirisasi

Gibran nggak cuma ngomong doang, tapi juga dorong generasi muda buat turun langsung riset soal kemenyan. Katanya, pemerintah siap kasih alat riset yang oke dan fasilitas lengkap. Tujuannya? Biar kita nggak terus-terusan jadi negara pengepul bahan mentah.

Menurut Gibran, hilirisasi ini bisa ngasih banyak dampak positif: industri lokal tumbuh, produk kreatif makin beragam, sampai terbukanya lapangan kerja baru. Mau bikin parfum lokal dengan bahan asli Indonesia? Bisa banget, asal riset jalan dan mindset-nya diubah.

Reaksi Netizen: Kagum, Kaget, Sampai Nyinyir

Baca Juga: Horor di Rinjani: Baru Euforia di Puncak, Turis Swiss Patah Tulang dan Dievakuasi Helikopter!

Seperti biasa, pernyataan Gibran langsung viral dan bikin netizen heboh. Ada yang kaget, tapi ada juga yang setuju dan kasih fakta pendukung.

"Benzoin itu udah lama dipakai di parfum, kitanya aja yang nggak ngeh," tulis salah satu netizen yang paham dunia fragrance.

Tapi nggak semua respons positif. Ada juga yang skeptis dan malah nyinyir. "Ini serius apa satire?" tulis warganet lain sambil men-tag akun resmi Louis Vuitton dan Gucci buat minta klarifikasi.

Beberapa juga menyoroti bahwa ini justru bukti kenapa edukasi soal potensi lokal penting banget. Kita sering keburu nge-judge bahan lokal tanpa tahu nilainya di pasar global.

Apa yang disampaikan Gibran memang bikin banyak orang mikir ulang. Ternyata, bahan yang selama ini dianggap remeh dan "mistis" justru bisa jadi jalan menuju cuan besar—kalau dikelola dengan tepat. Potensi kemenyan ini bahkan bisa menyamai atau bahkan mengalahkan komoditas tambang, karena punya pasar yang lebih luas dan ramah lingkungan.

Nah, tinggal kita nih, mau lihat ini sebagai peluang emas atau cuma jadi bahan guyonan internet?

Yang jelas, pernyataan Gibran soal kemenyan bukan sekadar sensasi. Ini bisa jadi pintu pembuka untuk membangkitkan industri kreatif berbasis alam Indonesia. Dan siapa tahu, dalam beberapa tahun ke depan, kamu nggak cuma pakai parfum impor, tapi juga parfum lokal berbahan kemenyan premium buatan negeri sendiri. Sounds good, kan?

Jadi... masih mikir kemenyan cuma buat ritual doang?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB
Membuka rekening bank baru sering kali diasosiasikan dengan proses yang rumit dan memakan waktu. BSya hadir untuk memata...
news | 09:21 WIB
Visi Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, secara konsisten menekankan pentingnya BSya sebagai "teman terdekat dan terperca...
news | 09:13 WIB
BSya dirancang untuk menjadi solusi digital yang tidak hanya memudahkan transaksi finansial, tapi juga mendukung pemenuh...
news | 09:07 WIB
Keberhasilan BSya dalam menjawab tuntutan ini tervalidasi oleh data pertumbuhan yang kuat....
news | 09:00 WIB
BCA Syariah memperkenalkan BSya, sebuah aplikasi mobile banking yang dirancang dengan filosofi mendalam: "Menemani Langk...
news | 08:42 WIB
Ada cerita di setiap helai benang yang menyatu menjadi sebuah kain megah. Tenun merepresentasikan warisan budaya, identi...
news | 16:45 WIB
Maya lahir spesial. Dia memiliki kekurangan dalam mendengar dan berbicara. Tapi remaja berusia 17 tahun asal Temanggung ...
news | 17:12 WIB