Sebelum Beraksi, Pelaku Bom Sri Lanka Ikut Antre Sarapan di Hotel

Pelaku diduga sengaja memalsukan alamat ketika bermalam di hotel.

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Senin, 22 April 2019 | 20:00 WIB
Ilustrasi mengantre makanan. (Pexels/Kaboompics.com)

Ilustrasi mengantre makanan. (Pexels/Kaboompics.com)

Guideku.com - Teror bom Sri Lanka pada Minggu, (21/419) menyisakan duka mendalam bagi seluruh warga dunia.

Dilansir Guideku.com dari laman World of Buzz, lebih dari 200 orang tewas dan 400 orang mengalami luka akibat teror bom Sri Lanka ini.

Sebanyak delapan ledakan terjadi di tiga hotel mewah di Sri Lanka dan tiga gereja saat kebaktian Paskah tengah berlangsung.

Banyak fakta-fakta perlahan mulai terungkap, termasuk identitas pelaku bom Sri Lanka yang sempat menyamar menjadi tamu di Hotel Cinnamon Grand.

Pada malam sebelum kejadian, pelaku mendaftarkan diri di hotel sebagai Mohamed Azzam Mohamed.

Dirinya juga sempat ikut mengantre untuk sarapan prasmanan sebelum meledakkan dirinya di dalam restoran hotel yang pada saat itu dalam keadaan penuh sesak.

Kesaksian salah seorang tamu yang menginap di Hotel Cinnamon Grand saat kejadian ledakan bom Sri Lanka. (Instagram/deirdl)
Kesaksian salah seorang tamu yang menginap di Hotel Cinnamon Grand saat kejadian ledakan bom Sri Lanka. (Instagram/deirdl)

 

''Ada kekacauan pada saat itu, kami segera membawa semua orang yang terluka ke rumah sakit dalam waktu singkat,'' ungkap salah seorang manajer hotel.

''Sekitar 20 orang terluka parah dan kami mengirim mereka ke rumah sakit,'' imbuhnya.

Baca Juga: Aura Kasih Hamil, Eryck Amaral Jago Banget Masak Ini

Diketahui, Hotel Cinnamon Grand ini berlokasi tak jauh dari kediaman perdana menteri Sri Lanka.

Peristiwa bom di dalam Hotel Cinnamon Grand tersebut terjadi pada pukul 8.30 pagi ketika suasana penginapan sedang ramai dipenuhi tamu yang tengah menikmati libur Paskah.

Menurut pejabat hotel lainnya, pelaku bom bunuh diri adalah penduduk Sri Lanka yang diketahui telah mendaftar sebagai tamu dengan alamat palsu.

Pelaku mengatakan kepada resepsionis hotel bahwa dirinya berada di Kolombo dalam rangka menghadiri urusan bisnis.

Dalam waktu yang berdekatan, Hotel Shangri-La dan Kingsbury juga dihantam ledakan bom bunuh diri tersebut.

Beberapa bagian ruangan restoran di hotel Shangri-La juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Hingga saat ini, pihak berwenang Sri Lanka belum memberikan pengumuman resmi terkait siapa yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Beberapa hotel bahkan sudah melakukan pengurangan jam kerja sejumlah karyawan....
stay | 10:00 WIB
Deretan hotel murah di Kupang yang bisa jadi pilihan....
stay | 10:00 WIB
Pasangan tersebut memilih Bvlgari Resort Bali sebagai lokasi pernikahan....
stay | 10:00 WIB
Angga Yunanda dan Shenina Chinnamon menikah di kapel Bvlgari Resort Bali....
stay | 10:00 WIB
Pekan lalu, Mbak Lala akhirnya dinyatakan lulus dari kuliahnya di Tanri Abeng University....
stay | 10:00 WIB
Sembilan hotel & resor portofolio Hilton siap meluncurkan penawaran eksklusif di salah satu pameran pernikahan terbesar ...
stay | 16:00 WIB
Apakah kamu pernah bermimpi menginap di hotel?...
stay | 12:00 WIB
Jakarta menawarkan berbagai pilihan staycation menarik yang bisa memberikan pengalaman istimewa saat menikmati libur Nat...
stay | 20:01 WIB
Bagi kamu yang ingin mencari pengalaman liburan santai dan dekat dengan alam, tampaknya Garut bisa menjadi pilihan sempu...
stay | 15:37 WIB
Film bergenre action kriminal berjudul The Courier akan menghiasi layar kaca malam ini, Selasa (19/12/2023) pukul 23.00 ...
stay | 13:30 WIB