Minggu, 25 Agustus 2019

Apes, Mau Harga Murah, Turis Ini Malah Disuruh Tidur di Kontainer

Kontainer itu pun cuma diparkir sembarangan di pinggir jalan.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Ilustrasi tidur. (Unsplash/Elizabeth Lies)
Ilustrasi tidur. (Unsplash/Elizabeth Lies)

Guideku.com - Bagi turis dengan biaya pas-pasan, penginapan murah dan bersih tentunya menjadi idaman. Tak jarang, banyak travelers zaman sekarang yang memilih menggunakan jasa Airbnb.

Lewat Airbnb, kamu memang dapat memilih aneka macam penginapan ataupun menyewa rumah seseorang saat liburan.

Tidak hanya travelers, banyak pemilik rumah atau apartemen pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menyewakan hunian mereka dan mendapatkan uang.

Walau begitu, hal ini tidak menutup kemungkinan terjadinya penipuan. Dilansir dari Insider, seorang traveler bernama Ben Speller rupanya bernasib sial setelah menyewa penginapan murah.

Turis sewa penginapan murah, aslinya kontainer (facebook.com/The Spurs Show)
Turis sewa penginapan murah, aslinya kontainer (facebook.com/The Spurs Show)

Saat itu, Ben Speller yang berasal dari Inggris dikabarkan sudah menyewa ''Rumah Bersih di Amsterdam dengan Kamar Mandi Pribadi'' seharga 150 dolar atau 2,1 juta.

Rumah itu bahkan dikategorikan sebagai cottage dalam laman Airbnb.

Namun, betapa terkejutnya traveler ini ketika dia tiba di Amsterdam dan menemukan bahwa penginapan yang dimaksud ternyata hanyalah kontainer barang.

Lebih menjijikkannya lagi, apa yang dimaksud kamar mandi pribadi hanyalah toilet portabel yang tampak sempit dan kotor.

Turis sewa penginapan murah, aslinya kontainer (facebook.com/The Spurs Show)
Turis sewa penginapan murah, aslinya kontainer (facebook.com/The Spurs Show)

Kontainer itu bahkan diketahui diparkir secara ilegal di tepi jalan.

Mendapati penginapan yang jauh dari harapan tersebut, si traveler pun tentunya ogah untuk menginap di sana.

Sebagai gantinya, Ben Speller lalu melaporkan penipuan ini pada pihak Airbnb. Untunglah, pihak Airbnb mau mengembalikan uangnya lantaran si pemilik kontainer menolak untuk melakukannya.

Di sisi lain, Airbnb pun segera menghilangkan tawaran rumah kontainer ini dari laman website mereka agar tak ada turis yang tertipu lagi.

Terkait

Terkini