Miris, Yunani Kembang Biakkan Keledai Jenis Baru Demi Wisatawan

Tak disangka, ternyata Keledai-keledai ini alami hal buruk ketika mengangkut wisatawan yang kelebihan berat badan.

Tinwarotul Fatonah | Arendya Nariswari
Selasa, 31 Juli 2018 | 08:35 WIB
Keledai di Yunani/Instagram @kristina.needle

Keledai di Yunani/Instagram @kristina.needle

Guideku.com - Yunani sangat terkenal dengan pesona wisatanya yang eksotis dan pemandangan alamnya yang indah. Bahkan Beberapa tahun terakhir Santorini di Yunani menjadi salah satu ikon destinasi favorit wisatawan dunia.

Santorini terkenal dengan warna rumah serba putihnya yang terletak di atas perbukitan. Nggak heran deh, kalau masyarakat Yunani menjadikan keledai sebagai alat transportasi mereka untuk kegiatan sehari-hari.

Masyarakat Yunani menjadikan keledai sebagai alat transportasi sejak tahun 1960. Seiring berjalannya waktu, akhirnya Keledai juga dijadikan salah satu hewan yang digunakan wisatawan untuk mencapai lokasi wisata yang ada di dataran tinggi Yunani.

Keledai di Yunani/Instagram @marianna_matveev.
Keledai di Yunani/Instagram @marianna_matveev.

 

Namun sangat disayangkan, akhir-akhir ini Yunani dikabarkan tengah mengembangkan jenis keledai baru yang bisa mengangkut wisatawan dengan kelebihan berat badan (obesitas).

Dilansir dari Lad Bible, keledai-keledai pengangkut wisatawan ini mengalami pincang setelah mengangkut wisatawan yang kelebihan berat badan. Keledai tersebut mengangkut wisatawan naik dan turun tangga dari berbagai objek wisata di Yunani.

Berat yang melebihi kapasitas maksimal keledai, ditambah penempatan pelana yang kurang pas membuat keledai ini kemudian mengalami cacat. Nggak cuma itu travellers, keledai ini ternyata juga mengalami cedera tulang belakang dan lecet yang parah di bagian punggung mereka.

Baca Juga: Makan Seafood Mentah, Lengan Pria Ini Terancam Diamputasi

Keledai di Yunani/Instagram @paolo229.
Keledai di Yunani/Instagram @paolo229.

Selama liburan musim panas, keledai-keledai yang lucu ini dipaksa untuk membawa turis lebih dari 500 langkah. Keledai tersebut membawa para turis mulai dari lokasi berlabuhnya kapal.

"Seharusnya hal seperti ini bisa dihindari dengan kebijakan keledai boleh membawa beban yang tidak lebih dari 20 persen berat badan mereka," kata seorang juru bicara gerakan amal  Help the Santorini Donkeys.

Christina Kaloudri, sebagai pendiri Asosiasi Kesejahteraan hewan di Santorini juga mengatakan keledai ini diperlakukan hampir dalam kondisi yang kurang layak. Kasihan banget ya, travellers.

Semoga departemen pariwisata Yunani segera bisa mengambil kebijakan yang sesuai, ya. Supaya keledai-keledai ini, nantinya masih bisa bermain dengan teman-teman travellers yang berencana liburan ke Santorini dalam keadaan sehat.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB