Napak Tilas di Museum Lubang Buaya, Saksi Sejarah Kelam Indonesia

Mari mengheningkan cipta sejenak di Museum Lubang Buaya.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Minggu, 12 Agustus 2018 | 15:21 WIB
Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (twitter.com/imam_nahrawi)

Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (twitter.com/imam_nahrawi)

Guideku.com - Ada banyak sekali museum dan monumen yang dibangun di seluruh penjuru Indonesia demi mengenang pengorbanan dan jasa para pahlawan. Salah satunya adalah Museum Lubang Buaya yang terletak di Jakarta Timur.

Museum Lubang Buaya ini dibangun untuk mengenang peristiwa G30S/PKI yang terjadi pada tahun 1965.

Di bagian depan, terdapat Monumen Pancasila Sakti di mana kamu bisa melihat tujuh patung pahlawan yang menjadi korban peristiwa ini.

Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (instagram.com/supa_dwadua)
Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (instagram.com/supa_dwadua)

Sejarahnya, ketujuh sosok ini mengalami perlakuan buruk hingga kemudian dimasukkan ke dalam sumur yang hanya berdiameter 75 centimeter dan dengan kedalaman 12 meter.

Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (instagram.com/supa_dwadua)
Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (instagram.com/supa_dwadua)

Tidak hanya itu, museum ini juga menyajikan diorama pemberontakan PKI dan peristiwa berdarah yang terjadi pada saat itu. Bahkan, replika rumah-rumah tempat para pemberontak berkumpul juga ada di sini.

Salah satu rumah yang ada dikenal dengan nama Rumah Penyiksaan. Rumah inilah yang digunakan oleh para pemberontak untuk menawan para jenderal.

Baca Juga: Nasi Liwet Wongso Lemu, Menu Favoritnya Jokowi Nih!

Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (instagram.com/pujilestari)
Napak Tilas di Museum Lubang Buaya (instagram.com/pujilestari)

Tujuh orang yang pernah ditawan di peristiwa ini adalah Jenderal Ahmad Yani, Letnan Jenderal Suprapto, Letnan Jenderal Haryono, Letnan Jenderal Siswondo Parman, Mayor Jenderal Pandjaitan, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dan Brigadir Jenderal Katamso Darmokusumo.

Selain ketujuh jendral yang telah disebutkan di atas, ada pula Pahlawan Revolusi Indonesia lainnya, yaitu Kapten Pierre Tendean, AIP Karel Satsuit Tubun, dan Kolonel Sugiono.

Museum Lubang Buaya ini bisa jadi tempat tujuan travelingmu selanjutnya. Karena di sini kamu bisa meningkatkan nasionalisme, sekaligus belajar mengenai sejarah kelam yang pernah dihadapi bangsa ini.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB