Beracun, Danau Ini Malah Menarik Ribuan Wisatawan Setiap Tahunnya

Apa sudah pada bosan hidup ya? Heran.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Senin, 13 Agustus 2018 | 21:15 WIB
Berkeley Pit di Montana (pitwatch.org)

Berkeley Pit di Montana (pitwatch.org)

Guideku.com - Destinasi wisata yang satu ini memang terlihat seperti danau biasa. Namun, jangan tertipu dengan penampilannya.

Apa yang terlihat seperti air danau ini sebenarnya adalah limbah beracun yang sudah terkumpul berpuluh-puluh tahun lamanya. Mengerikan, kan?

Berkeley Pit pada mulanya adalah sebuah lubang yang digunakan sebagai tambang tembaga. Terletak di Montana, Amerika, tempat ini diperuntukkan bagi turis yang ingin melihat proses penambangan.

Namun, pada tahun 1982, terjadi kecelakaan yang menyebabkan lubang besar ini mulai terisi air dan limbah beracun.

Berkeley Pit di Montana (pitwatch.org)
Berkeley Pit di Montana (pitwatch.org)

Dilansir Guideku.com dari travelandleisure.com, saat ini terdapat sekitar 51 miliar galon cairan yang merupakan campuran arsenik, timah, dan cadmium. Ketiganya merupakan bahan kimia beracun yang berbahaya bagi kesehatan.

Ini terbukti ketika sekumpulan angsa memilih untuk beristirahat di danau beracun ini pada tahun 90-an.

Dalam beberapa hari saja, lebih dari 340 angsa ditemukan tewas dan organ dalam tubuhnya pun hangus.

Baca Juga: Hii, di Restoran Ini Kamu Bisa Makan dengan Hantu!

Berkeley Pit sendiri memiliki panjang lebih dari 1.6 kilometer dan lebar setengah kilometer. Kedalaman air beracun di lubang ini adalah kurang lebih 330 meter.

Berkeley Pit di Montana (pitwatch.org)
Berkeley Pit di Montana (pitwatch.org)

Yang mengerikan, ketinggian air di Berkeley Pit ini mengalami kenaikan sekitar 2 meter setiap tahunnya.

Para ilmuwan meramalkan bahwa pada tahun 2023, air beracun ini berpotensi untuk meluber keluar dan mencemari sumber air bersih di sekitarnya.

Bagi kamu yang ingin mengunjungi Berkeley Pit dan melihat secara langsung dampak buruk penambangan pada lingkungan, kamu harus siap membayar tiket masuknya sebesar 2 dolar.

Tertarik?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB