Duh, Salah Naik Pesawat, Pria ini Malah Tersasar Ribuan Kilometer

Periksa kembali tujuan keberangkatanmu ya guys!

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:37 WIB
Ilustrasi pesawat (Unsplash/jordaneli)

Ilustrasi pesawat (Unsplash/jordaneli)

Guideku.com - Fotografer dan sineas asal Kanada, Christoper Paetkau memesan penerbangan antar kota dari Yellowknife menuju ke wilayah timur Kanada, Inuvik pada hari Minggu (12/8/2018) menggunakan maskapai First Air.

Namun sebuah insiden membuat Patkeau tersasar hingga 1.900 km ke arah barat dan mendarat di kota Iqaluit.

Semua bermula saat Paetkau mengunjungi bandara Yellowknife, ia menemukan server di gerai penukaran tiket tengah mengalami kerusakan.

Para petugas bandara kemudian memproses tiket Paetkau secara manual.

Tak lama berada di boarding room, Patkeau melaju ke gerbang penerbangan.

Melalui papan pengumuman, Paetkau menyadari terdapat tiga pesawat yang akan lepas landas.

Namun entah bagaimana, Paetkau malah mengikuti kerumunan yang keliru, mengira pasti mereka berada di jalur penerbangan yang sama.

"Setelah menunggu di boarding room selama 15 menit, saya menyaksikan kerumunan orang bergerak menuju pesawat. Tanpa pikir panjang, saya mengikuti mereka, mengira kami berada di penerbangan yang sama," kenang Paetkau dikutip Guideku.com dari CBC News.

Paetkau baru menyadari ada sesuatu yang keliru kala pesawat yang ia tumpangi melewati kawasan Rankin Inlet, Nunavut.

"Saya baru menyadari bahwa pesawat yang saya tumpangi tidak menuju ke Inuvik melainkan Iqaluit," tandas Paetkau.

Namun Paetkau berbesar hati dan tetap meneruskan alur perjalanan karena ya mau bagaimana lagi kan?

Baca Juga: 6 Airport Unik Ini Bikin Kamu Betah, Awas Ketinggalan Pesawat!

Sesampainya di Iqaluit, setelah berbincang dengan perwakilan maskapai, Paetkau diterbangkan kembali ke titik keberangkatan awal, di kota Yellowknife.

Total 14 jam Paetkau berada di udara untuk sebuah penerbangan bolak-balik tersebut.

Beruntung pihak maskapai First Air menservis Paetkau dengan baik.

Sembari menanti penerbangan menuju Inuvik keesokan harinya, Paetkau diberi fasilitas menginap di hotel secara gratis oleh maskapai First Air.

"Saya tidak merasa kecewa, sebab maskapai telah berusaha menangani permasalahan saya dengan sebaik mungkin," ujar Paetkau.

Rekap percakapan Paetkau dan maskapai First Air (Twitter.com/first air)
Rekap percakapan Paetkau dan maskapai First Air (Twitter.com/first air)

Sementara itu saat ditemui secara terpisah, juru bicara maskapai First Air, Dan Valin menyatakan:

"Kami senang mengetahui Tuan Paetkau dapat menyikapi masalah tersebut secara bijak, kami pun akan selalu berusaha memberikan kenyamanan yang terbaik bagi para penumpang kami," tutur Valin.

Namun lebih lanjut, Valin menegaskan pihak maskapai tetap akan memproses kasus ini secara serius agar kesalahan serupa tak perlu terulang kembali.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB