Hindari Ulah Jahil Wisatawan, Petugas Tebar Ratusan Paku Raksasa

Seperti apa ya?

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Selasa, 09 Oktober 2018 | 15:12 WIB
Dunhuang Yardang National Geopark  (Wikimedia Commons Yoshi Canopus)

Dunhuang Yardang National Geopark (Wikimedia Commons Yoshi Canopus)

Guideku.com - Bertolak 180 kilometer dari pusat kota Dunhuang, Cina, komplek wisata, Dunhuang Yardang National Geopark membentang dengan pesona alam bebatuannya nan khas.

Formasi bebatuan alami ini terbentuk sejak 700.000 tahun lalu di atas lahan seluas 398 kilometer persegi.

Bebatuan-bebatuan di Dunhuang Yardang National Geopark memiliki kontur abstrak nan alami, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mengunjungi kawasan ini.

Tak heran ada ribuan wisatawan memadati komplek wisata Dunhuang Yardang National Geopark setiap minggunya.

Sialnya, layaknya destinasi wisata yang ramai pengunjung, Dunhuang Yardang National Geopark juga tak lepas dari tangan tangan jahil wisatawan yang gemar menginjak formasi bebatuan.

Dunhuang Yardang National Geopark  (Wikimedia Commons Drgkl)
Dunhuang Yardang National Geopark (Wikimedia Commons Drgkl)

 

Demi mencegah ulah para pengunjung nakal, otoritas setempat menyiasatinya dengan cara yang unik.

Baca Juga: Pacu Adrenalin, Berani Nyemplung ke Gua Terdalam di Indonesia?

Ratusan paku berukuran runcing ditempatkan di sekitar lanskap Dunhuang Yardang National Geopark, mengitari formasi bebatuan, mencegah wisatawan menginjak aset alam tersebut.

Dunhuang Yardang National Geopark  (Anecdote News)
Dunhuang Yardang National Geopark (Anecdote News)

 

Betapapun paku-paku itu memperburuk keelokan lanskap Dunhuang Yardang National Geopark, manajer komplek wisata tersebut mengaku cukup efektif mengurangi tindakan tidak menyenangkan dari para wisatawan yang usil.

''Mereka tidak terlihat cantik namun sangat efektif untuk mengatasi tindakan sewenang-wenang para pengunjung,'' ujar sang manajer, seperti dikutip Guideku.com dari Next Shark.

Hari ini, paku-paku logam tersebut genap terpasang selama tiga tahun.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB