Demi Dapat Jodoh Suku Ini Rela Nggak Mandi, Berani Coba?

Wanita Angola ini menggunakan kotoran sapi untuk menata rambut, seperti apa ya?

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari
Rabu, 10 Oktober 2018 | 10:15 WIB
Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/dMz)

Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/dMz)

Guideku.com - Siapa yang tak terpesona dengan Afrika? Berbagai destinasi wisatanya yang eksotis dan budaya tanah Afrika ini selalu sukses merebut perhatian banyak orang.

Tak terkecuali suku primitif yang ada di wilayah Angola, Afrika satu ini.

Berbeda dari suku-suku lain di dunia, wanita Angola ini menggunakan kotoran sapi untuk menata rambut dan berpakaian.

Kotoran sapi tadi kemudian dicampur dengan lumpur merah sebelum diusapkan ke tubuh dan rambut.

Menurut warga suku Angola, hal ini membuat penampilan mereka semakin mempesona. Menarik banget kan, travelers?

Bukan tanpa alasan, menurut wanita suku Angola, hal ini ternyata juga sangat disukai oleh kaum pria setempat.

Tak sekedar diusap, campuran kotoran sapi dan lumpur merah ini dibentuk dengan berbagai model rambut yang stylish.

Di bagian ujung bawah rambut, wanita suku Angola juga tak lupa memberikan manik warna-warni sebagai hiasan.

Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/Paul24)
Ilustrasi wanita suku Angola. (Pixabay/Paul24)

 

Baca Juga: Mengintip Tongin, Pasar Tradisional Korea yang Lebih Mirip Kantin

Konon, banyaknya warna dalam manik-manik ini menggambarkan keanggunan hati suku Angola.

Bukan sebuah hal baru, tradisi ini ternyata sudah dijalankan secara turun temurun lho, travelers.

Juga digunakan untuk mencari jodoh, wanita suku Angola bahkan rela tak mandi seumur hidup mereka demi mempertahankan penampilannya tersebut.

Menurut warga suku Angola, aroma asli tubuh yang harum ini merupakan pertanda bahwa mereka sangat disayangi oleh Tuhan.

Dan tentunya hal ini juga membuat banyak pria terpikat dengan wanita suku Angola.

Menarik sekali bukan, tradisi wanita suku Angola ini? Para travelers jomblo kira-kira mau coba cara ini nggak ya?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB