Melawan Zaman, Kota Tua Hoi An Tetap Memesona

Wajib masuk itenarary kamu saat vakansi ke Vietnam nih!

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 18:00 WIB
Hoi An (Wikimedia Commons Mstyslav Chernov)

Hoi An (Wikimedia Commons Mstyslav Chernov)

Guideku.com - Membentang di selatan Da Nang, Vietnam, tepatnya di dekat Sungai Thu Bon, kota Hoi An berdiri menawarkan lanskap kota tua dengan komposisi warna cerahnya yang dimakan zaman.

Pada abad ke 15 hingga 19, Hoi An merupakan pelabuhan perdagangan di Asia Tenggara yang hiruk pikuk.

Pedagang dari Jepang, Cina, Belanda silih berdatangan membawa sutra, tembikar, keramik dan rempah-rempah.

Namun sayang, perputaran ekonomi yang lamban membuat para pedagang memutuskan meninggalkan Hoi An kemudian.

Hari ini, kota tua Hoi An tetap lestari dengan tradisi, budaya dan bangunannya yang khas.

Hoi An (Wikimedia Commons Crazy3108)
Hoi An (Wikimedia Commons Crazy3108)

 

Hal ini yang kemudian jadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Di Hoi An, kita akan melihat deretan rumah dan toko berjejeran.

Rumah-rumah tua itu terbagi atas dua lantai. Lantai atas difungsikan sebagai hunian, dan lantai bawah sebagai toko.

Hoi An (Wikimedia Commons Calvier 001)
Hoi An (Wikimedia Commons Calvier 001)

 

Yang mencolok dari bangunan-bangunan di Hoi An yakni warna kuningnya yang melapisi nyaris seluruh bangunan.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Dua Bandara Sekaligus di Kalimantan Timur

Warna-warna ini dihadirkan bukan tanpa sebab, masyarakat Hoi An meyakini kuning merupakan simbol tahta dan superioritas.

Warna kuning bagi juga merupakan perlambang keberuntungan, kebanggaan dan kemakmuran.

Selain itu, warna kuning juga dianggap dapat menyerap panas, sehingga sangat cocok untuk kawasan bercuaca panas dan lembab seperti di Vietnam.

Hoi An (Wikimedia Commons Thyco)
Hoi An (Wikimedia Commons Thyco)

 

Hoi An memiliki 844 rumah kuno yang tercatat sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Para penduduknya, mayoritas berprofesi sebagai seniman, penjahit, dan pengrajin.

Untuk memasuki komplek bangunan tua Hoi An, kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 80 ribu.

Kita dapat menikmati beragam bangunan tua macam Phung Hung Old House, Duc An Old House, Museum of Sa Huynh Culture dan Quang Thang Ancient House.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB