Memiliki Airplane Mode, Kenapa Ponsel Harus Mati Saat di Pesawat?

Sepele tapi berdampak besar, Ini penjelasannya

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari
Sabtu, 03 November 2018 | 14:00 WIB
Ilustrasi penggunaan ponsel dalam pesawat. (Pixabay)

Ilustrasi penggunaan ponsel dalam pesawat. (Pixabay)

Guideku.com - Mungkin sebagian besar dari kalian sudah banyak yang tahu tentang larangan penggunaan ponsel ketika berada di pesawat.

Larangan ini sendiri sebenarnya sudah sesuai dengan instruksi Direktur Keselamatan Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan lewat surat No.AU/4357/DKP.0975/2003 mengenai larangan penggunaan ponsel dalam pesawat.

Instruksi tersebut merupakan larangan lanjutan dari sebuah studi yang telah diterbitkan FAA (Badan Penerbangan Federal AS) pada 1991.

Bukan tanpa alasan, ternyata ini sebab mengapa kita harus mematikan ponsel ketika naik pesawat yang telah dirangkum Guideku.com, Sabtu (3/11/18)

1. Airplane mode

Sejumlah negara memperbolehkan penumpangnya menggunakan ponsel ketika pesawat, tapi syarat yang berlaku sangatlah ketat.

Meski canggih, sudah seharusnya kita melakukan antisipasi karena penggunaan ponsel di dalam pesawat sangat beresiko.

2. Take off dan landing

Peraturan mematikan ponsel sebenarnya tak lama, hanya memakan waktu 10-15 menit ketika pesawat ada di ketinggian 3.000 meter.

Kecelakaan sering terjadi ketika lepas landas atau mendarat.

Di waktu-waktu kritis tersebut, penumpang wajib mematikan ponsel, tak hanya mengubahnya sinyal menjadi airplane mode.

Ilustrasi kabin pesawat. (Unsplash/Lutfi Gaos)
Ilustrasi kabin pesawat. (Unsplash/Lutfi Gaos)

 

Baca Juga: Kocak, Ini Balasan Sutopo Ketika Ditanya Cara Atasi Hoaks Bencana

Selain untuk tujuan keselamatan, peraturan ini dilakukan agar penumpang pesawat memperhatikan panduan keselamatan yang disampaikan oleh pramugari.

3. Sistem navigasi terganggu

Ketika terbang, pilot akan selalu terhubung dengan air controller.

Banyak dari kalian yang mungki tidak sadar kalau sebenarnya ada pesawat lain yang melintas.

Nah, air controller tadi berkomunikasi menggunakan sebuah gelombang radio, travelers.

Jadi, wajar kalau sinyal elektronik dari ponsel penumpang ini sangat beresiko mengganggu komunikasi pilot.

Gambar atau suara ini biasanya akan memunculkan hal yang tak wajar dan sangat mengganggu dalam radar.

Nah, sekarang sudah tau kan travelers kalau ponsel sebenarnya meskipun dalam keadaan airplane mode tetap akan beresiko mengganggu.

Jadi patuhi peraturan yang ada ya, travelers. Stay safe!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB