Bikin Deg-Degan, Begini Serunya Tradisi Fahombo di Nias

Butuh keberanian dan nyali tingkat dewa, nih!

Agung Pratnyawan | Arendya Nariswari
Rabu, 14 November 2018 | 17:00 WIB
Tradisi lompat batu atau Fahombo di Nias. (Wikimedia Commons)

Tradisi lompat batu atau Fahombo di Nias. (Wikimedia Commons)

Guideku.com - Terdiri dari jajaran pulau-pulau, tak heran kalau Indonesia memiliki adat, budaya serta tradisi yang beragam.

Salah satu yang masih dilakukan oleh penduduk Nias, Sumatera Utara yaitu tradisi Fahombo.

Ya, tradisi lompat batu di Nias ini banyak menjadi sorotan, tak terkecuali wisatawan.

Tradisi ini sebenarnya berawal dari kebiasaan penduduk Suku Nias.

Bukan tanpa alasan, tradisi Fahombo ini dilakukan sebagai proses anak laki-laki di Nias yang beranjak dewasa.

Tak hanya itu, tradisi Fahombo ini dulunya sering dilakukan penduduk Nias ketika berperang.

Masing-masing kampung memiliki benteng batu buatan untuk melindungi wilayah mereka.

Untuk saling serang, mereka harus mampu melompati benteng tersebut.

Tradisi lompat batu atau Fahombo di Nias. (Instagram/@dokterkulitfirda)
Tradisi lompat batu atau Fahombo di Nias. (Instagram/@dokterkulitfirda)

 

Usai perang, ternyata tradisi ini masih sering dilakukan oleh warga masyarakat Nias.

Tidak semua warga Nias melakukan tradisi Fahombo ini, melainkan hanya di sejumlah titik permukiman tertentu.

Baca Juga: SKB 3 Menteri Hari Libur Nasional 2019 Resmi Dirilis, Catet Genks

Tetapi karena memiliki keunikan, tradisi lompat batu ini semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai simbol budaya warga Nias.

Sekilas terlihat sangat mudah, tetapi tradisi ini terbilang cukup menantang dan butuh latihan keras.

Jika gagal, sejumlah kemungkinan buruk bisa terjadi, mulai dari keseleo hingga patah tulang.

Tradisi lompat batu atau Fahombo di Nias. (Instagram/@isti.rasyid)
Tradisi lompat batu atau Fahombo di Nias. (Instagram/@isti.rasyid)

 

Di balik aksi lompat batu ini, ternyata tradisi Fahombo ini juga melatih ketangkasan serta keberanian para pemuda Nias.

Banyak juga warga Nias yang berlatih tradisi Fahombo sedari kecil.

Konon katanya, orang yang berhasil melompati benteng batuan setinggi dua meter tersebut pasti mendapatkan kekuatan magis dari roh nenek moyang.

Kini tradisi Fahombo ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sedang berlibur ke Nias.

Nah, jika sedang berkesempatan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Nias, jangan lupa untuk menyaksikan tradisi lompat batu ini, ya travelers!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB