Kamis, 24 Juni 2021

Garuda Indonesia Caplok Sriwijaya Air, Ini Penjelasannya

Ini pernyataan kedua belah pihak.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Kompetensi Pramugari Garuda Indonesia (instagram.com/garuda.indonesia)
Kompetensi Pramugari Garuda Indonesia (instagram.com/garuda.indonesia)

Guideku.com - Garuda Indonesia, melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia, resmi mengambil alih maskapai Sriwijaya Air dan NAM Air. Hal ini didasarkan pada KSO (Kerjasama Operasi) yang telah ditandatangani tanggal 9 November 2018 lalu.

Keputusan ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak. Berdasarkann KSO ini, maka pengelolaan operasional dan finansial Sriwijaya Air Group akan ditangani oleh Citilink.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Ari Askhara, menyebutkan bahwa KSO ini ditujukan untuk membantu Sriwijaya Air dalam memperbaiki kinerja operasi dan keuangan. Kinerja keuangan yang dimaksud termasuk pemenuhan kewajiban pada pihak ketiga, yang di antaranya ada pada lingkungan Garuda Indonesia Group.

Garuda Indonesia Akuisisi Sriwijaya Air (Wikimedia)
Garuda Indonesia Akuisisi Sriwijaya Air (Wikimedia)

 

Tidak hanya itu, Ari juga menambahkan bahwa kerjasama ini akan memperluas segmen pasar, jaringan, kapasitas, dan kapabilitas Citilink.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Sriwijaya Air, Chandra Lie berharap agar KSO ini dapat membantu Sriwijaya Air untuk lebih bisa bersaing di industri penerbangan Indonesia.

BACA JUGA: Ini Kemampuan yang Harus Dimiliki Pramugari Garuda Indonesia

Terkait

Terkini