Penuh Pesona, Situs Ini Pernah Jadi Saksi Hancurnya Kehidupan

Alam semesta memang penuh misteri.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Jum'at, 16 November 2018 | 12:00 WIB
Cenote, Bekas Tabrakan Meteorit di Meksiko (instagram.com/joshandsarahventures)

Cenote, Bekas Tabrakan Meteorit di Meksiko (instagram.com/joshandsarahventures)

Guideku.com - Jika ditengok dari satelit luar angkasa, situs yang terletak di bagian utara semenanjung Yucatan, Meksiko ini dijamin akan membuatmu berdecak sekaligus heran.

Membelah hutan lebat yang ada, kamu akan melihat titik-titik yang bergerombol membentuk pola setengah lingkaran sempurna. Titik-titik ini memberikan ilusi seolah ada yang pernah ingin memotong sebagian daerah Meksiko.

Nyatanya, titik-titik ini memang terbentuk akibat bencana besar yang menghantam bumi puluhan juta tahun lalu. Jauh sebelum manusia ada, daerah ini pernah menjadi spot paling mematikan di dunia.

Cenote, Bekas Tabrakan Meteorit di Meksiko (youtube.com/Titan Top List)
Cenote, Bekas Tabrakan Meteorit di Meksiko (youtube.com/Titan Top List)

 

Titik-titik tersebut sebenarnya adalah sinkhole, atau lubang yang terbentuk dan terisi air. Masyarakat setempat menyebut sinkhole-sinkhole ini dengan sebutan cenote.

Konon, cenote ini terbentuk sebagai efek samping dari tabrakan meteorit yang turut menjadi dalang kepunahan dinosaurus.

Dilansir Guideku.com dari BBC, meteorit yang menabrak bumi kala itu membentuk kawah Chicxulub yang berdiameter sekitar 200 km. Tabrakan itu juga ikut melelehkan batuan yang ada menjadi cair.

Lalu, seiring berjalannya waktu, kawah Chicxulub pun menghilang; digantikan oleh daratan dari batu kapur dan sekumpulan cenote yang mengingatkan kita akan bentuk kawah tersebut dulu.

Baca Juga: Garuda Indonesia Caplok Sriwijaya Air, Ini Penjelasannya

Cenote, Bekas Tabrakan Meteorit di Meksiko (instagram.com/onnadelmar)
Cenote, Bekas Tabrakan Meteorit di Meksiko (instagram.com/onnadelmar)

 

Sejak ditemukan, cenote ini sudah menjadi destinasi wisata baik bagi para wisatawan maupun ilmuwan.

Tak lagi membara akibat tabrakan meteorit, lubang-lubang cenote tersebut dipenuhi air kebiruan, akar pepohonan, dan aneka macam ikan. Wisatawan bisa menyelam di tempat ini, lantas menelusuri lorong-lorong bawah tanah yang menghubungkan antar cenote.

Pesona keindahan cenote juga tak perlu diragukan lagi. Kamu bisa melihat dinding-dinding gua bawah tanah yang dipenuhi stalaktit, atau berfoto di bawah sinar matahari yang menyelinap masuk lewat lubang sinkhole.

Sayangnya, banyak yang belum tahu kalau tempat ini memiliki sejarah panjang serta pernah menjadi saksi hancurnya kehidupan sebelum manusia.

Padahal, andai saja tempat ini tak pernah ada, maka besar kemungkinan manusia pun tak akan bisa hidup di muka bumi.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB