Nyeleneh Namun Menakjubkan, Inilah 5 Museum dengan Desain Terunik

Apa saja?

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Jum'at, 23 November 2018 | 07:00 WIB
(Wikimedia Shahin Olakara)

(Wikimedia Shahin Olakara)

Guideku.com - Museum dengan desain unik berbentuk mata Dewa Horus ini berdiri di atas pilar besar berwarna kuning.

Arsiteknya, seorang seniman penting dalam gerakan seni modern Brazil, Oscar Niemeyer.

Dibangun di atas lahan seluas 186 meter persegi, Oscar Niemeyer Museum merupakan galeri seni yang mayoritas memuat karya-karya milik Oscar Niemeyer sendiri.

(Wikimedia Morio)
(Wikimedia Morio)

 

Bangunannya yang unik membuat banyak wisatawan yang berwisata ke Brazil, rela bertandang kesini.

Tak hanya Oscar Niemeyer Museum, di dunia ada banyak museum dengan desain unik, nyeleneh namun menakjubkan juga lho. Apa saja?

National Museum of Art, Osaka

(Wikimedia Mc681)
(Wikimedia Mc681)

 

Baja kokoh National Museum of Art di Osaka, Jepang berkelindan bak buluh bambu yang memagari pinggir sungai.

Dindingnya, kaca berukuran besar transparan yang menambah kesan ekslusif bangunannya.

Bangunan asli National Museum of Art ini sempat dipugar tahun 1970 sebelum akhirnya dibuka kembali menggunakan desain sentuhan arsitek, Cesar Pelli pada tahun 2004.

Museum of Islamic Art, Doha

(Wikimedia Shahin Olakara)
(Wikimedia Shahin Olakara)

 

Bangunan museum dengan desain kubisme ini menjulang setinggi lima lantai.

Struktur bangunannya yang menggunakan batu kapur bercokol di atas tanah reklamasi.

Baca Juga: Garuda Indonesia Caplok Sriwijaya Air, Ini Penjelasannya

Dari atas museum, lanskap perkotaan Doha di Qatar terpampang.

Sebuah jembatan menghubungkan area bangunan dengan tepi jalan.

Museum menakjubkan ini bernama Museum of Islamic Art. Di dalamnya, tersimpan karya-karya seni Islam berusia lebih dari 1.400 tahun.

Konon sang arsitek, I.M. Pei menyisir perjalanan ke seluruh tanah Arab selama enam bulan sebelum membangun museum ini.

Museo Soumaya, Mexico City

(Wikimedia Diego Delso)
(Wikimedia Diego Delso)

 

Sekitar 16.000 ubin aluminium melapisi bangunan Museo Soumaya di Mexico City.

Di dalam bangunan setinggi 46 meter ini, karya-karya seni tersohor dari Meksiko dan Eropa tersimpan.

Diresmikan tahun 2011, Museo Soumaya dirancang arsitek Meksiko, Fernando Romero, kemudian mendapatkan sentuhan akhir Ove Arup dan Frank Gehry.

Royal Ontario Museum, Kanada

(Wikimedia Kristy Van)
(Wikimedia Kristy Van)

 

Dengan struktur prismatik yang begitu kompleks, bangunan Royal Ontario Museum dibangun menggunakan kaca, aluminium dan rangka baja.

Museum ini memuat enam juta item yang berlatar sejarah alam, seni dan budaya di Kanada.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB