Batal Terbang, Pengguna Kursi Roda Ditelantarkan Pihak Bandara

Sikap pegawai bandara sukses membuat kesal

Angga Roni Priambodo | Amertiya Saraswati
Senin, 10 Desember 2018 | 10:15 WIB
Ilustrasi Kursi Roda (Pixabay)

Ilustrasi Kursi Roda (Pixabay)

Guideku.com - Bukan hanya pihak maskapai saja, para pegawai bandara juga memiliki kewajiban untuk memastikan penumpang pesawat merasa nyaman. Namun, kejadian yang menimpa Olimpia Warsaw berkata sebaliknya.

Berumur 67 tahun dan harus duduk di kursi roda akibat menderita diabetes dan Parkinson, Olimpia Warsaw awalnya berniat untuk menghadiri pemakaman mantan suaminya di Chicago.

Sayang, perjalanannya tersebut tidak berlangsung mulus. Penumpang yang satu ini sempat kehilangan kopernya saat tiba di Chicago.

Namun, masalah yang dialami Warsaw tidak berhenti sampai di sana. Bukan cuma kehilangan koper, Warsaw harus terlantar di bandara.

Ilustrasi Nenek Terlantar (Pixabay/geralt)
Ilustrasi Nenek Terlantar (Pixabay/geralt)

Selepas pemakaman, pihak keluarga sudah meminta seorang pegawai bandara untuk membantu Olimpia Warsaw menaiki pesawat. Pegawai ini juga diminta untuk memastikan Warsaw meminum obatnya tepat waktu.

Awalnya semua memang berjalan lancar sampai terdengar kabar pesawat dibatalkan. Maka, pegawai tersebut pun bermaksud untuk membawa Warsaw ke hotel di dekat bandara untuk menginap semalam dan menunggu pesawat.

Namun, entah karena alasan apa, terdapat aturan bahwa Warsaw harus mengurus akomodasinya sendiri dan tidak bisa diwakili oleh petugas tersebut.

Merasa tidak bisa melakukan apa-apa lagi, pegawai yang bersangkutan pun berkata kalau dia sudah tidak punya ide untuk membantu Warsaw dan shift kerjanya juga sudah berakhir sehingga dia harus pulang.

Baca Juga: Nostalgia 70-an, Garuda Indonesia Punya Seri Penerbangan Vintage

Ilustrasi bandara. (Pixabay)
Ilustrasi bandara. (Pixabay)

Setelah ditinggalkan pegawai bandara tersebut, Warsaw pun terlantar di bandara selama berjam-jam. Bahkan, Warsaw sampai harus meminta penumpang lain untuk membantunya pergi ke kamar mandi.

Untung saja, pihak keluarga yang menanti kehadiran Warsaw di Detroit lekas mencari Warsaw dan menemukan bahwa nenek 67 tahun tersebut terlantar di bandara.

''Kami hanya ingin seseorang untuk berhenti dan membantunya sebagai sesama manusia. Namun, tidak ada yang melakukan itu,'' ungkap anak lelaki Warsaw soal kekecewaannya terhadap pihak maskapai dan bandara.

Akibat insiden ini, pihak maskapai setuju untuk mengembalikan seluruh uang Warsaw, meminta maaf, sekaligus melangsungkan investigasi terhadap pegawai bandara yang bersangkutan.

Duh, jangan sampai kejadian macam ini terulang lagi ya, travelers!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB