Dianggap Nggak Pantes Naik Pesawat Kelas Bisnis, Pria Kulit Hitam Diusir

Pria ini diusir dari antrean secara paksa.

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Kamis, 20 Desember 2018 | 19:00 WIB
Ilustrasi bandara. (Pixabay)

Ilustrasi bandara. (Pixabay)

Guideku.com - Baru-baru ini seorang penumpang pria mengalami kejadian tidak menyenangkan di Bandara Gatwick , London, Inggris.

Pria ini mengalami perlakuan rasis dari petugas Bandara Gatwick.

Dilansir Guideku.com dari laman The Sun, Rabu (20/12/18), pria bernama Seth Allen (28) ini hendak bertolak dari London ke Marakesh dengan maskapai penerbangan British Airways.

Seth mengaku telah diperlakukan rasis secara tidak langsung ketika mengantre di bagian kelas bisnis .

Dirinya telah membeli tiket dan mengantri sesuai ketentuan yang berlaku.

Tiba-tiba seorang petugas bandara malah menyuruh dirinya keluar dari antrean kelas bisnis ke antrean biasa.

Ilustrasi Bandara Changi di Singapura. (Unsplash/Jay Wen)
Ilustrasi bandara. (Unsplash/Jay Wen)

 

Dengan nada berteriak, petugas itu memaksa Seth keluar dari barisan.

Seth sangat merasa tersinggung dan tidak nyaman ketika menyadari dirinya merupakan satu-satunya orang berkulit hitam dalam barisan.

Petugas bandara yang berteriak padanya merupakan kulit putih.

Dirinya disindir terus menerus ketika Seth tetap bersikeras ada dalam antrean kelas bisnis.

Petugas itu sambil berbicara kepada penumpang lain berkulit putih yang kemungkinan merupakan kawan dari Seth.

''Oh, jadi kamu akan pergi bersama orang itu?'' kata petugas bandara tersebut.

Baca Juga: Nggak Pakai Pohon, Begini Pertunjukan Lampu Natal Termegah Tahun Ini

Seth sendiri berprofesi sebagai seorang travelers dan sering berkelana ke berbagai tempat menggunakan pesawat kelas bisnis.

Lewat akun Twitternya, Seth berkeluh kesah tentang peristiwa yang dialaminya waktu itu.

Kasus rasisme di Bandara Gatwick, London. (Twitter/SethTFR)
Kasus rasisme di Bandara Gatwick, London. (Twitter/SethTFR)

 

Bahkan waktu itu Seth tidak melakukan pelanggaran seperti menyerobot antrean dan membayar sesuai kelas bisnis yang dipesannya.

Seth sangat menyayangkan kejadian ini.

Saat ini pihak Bandara Gatwick dan British Airways tengah melakukan investigasi terkait peristiwa rasis tersebut.

Hingga kini belum diketahui orang yang melakukan tindakan rasis merupakan petugas maskapai atau bandara.

''Kami cukup terkejut dengan laporan Seth baru-baru ini yang pergi melalui Bandara Gatwick, kami meminta maaf atas nama bandara,'' kata Seorang juru bicara Bandara Gatwick kepada DailyMail.

''Penyelidikan sedang kami lakukan dan selidiki karena masalah ini tidak mencerminkan nilai-nilai yang kami anut,'' tambahnya.

Mereka juga menyebutkan perihal rasisme yang dilakukan tidak akan mendapat toleransi dari Bandara Gatwick.

Tak tinggal diam, British Airways kini juga ikut menyelidiki kasus rasisme yang terjadi di Bandara Gatwick.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB