Bukan Drama Korea, Pramugara Ini Tuntut Pewaris Maskapai Korean Air

Begini kronologinya

Galih Priatmojo | Amertiya Saraswati
Jum'at, 21 Desember 2018 | 16:15 WIB
Maskapai Korean Air (Pixabay)

Maskapai Korean Air (Pixabay)

Guideku.com - Tahun 2014 silam, sempat ramai beredar berita mengenai seorang pramugara maskapai Korean Air yang dikeluarkan dari pesawat saat sudah hendak take-off.

Berita tersebut sempat ramai menjadi bahan obrolan, terlebih karena insiden dikeluarkannya pramugara dari pesawat itu berhubungan langsung dengan putri sekaligus pewaris CEO Korean Air.

Saat itu, sang pramugara yang bernama Park Chang Jin melakukan kesalahan dengan menyajikan kacang ke putri CEO Korean Air, Cho Hyun Ah tanpa menggunakan mangkok.

Park Chang Jin diketahui menyajikan kacang tersebut langsung dalam bungkusnya. Hal ini memicu kemarahan Cho Hyun Ah yang kemudian memaksa pramugara tersebut untuk berlutut meminta maaf.

Ilustrasi Kacang (Pixabay/heecehil)
Ilustrasi Kacang (Pixabay/heecehil)

 

Tak hanya berlutut saja, Park Chang Jin juga lantas dikeluarkan dari pesawat tepat sebelum take-off.

Posisi Park Chang Jin sebagai kepala kru kabin pun diturunkan menjadi kru kabin biasa karena dirinya telah berani berbicara kepada media tentang insiden tersebut.

Tak heran, hal ini mendorong Park Chang Jin untuk menuntut maskapai Korean Air dengan alasan membuatnya mengalami penderitaan fisik dan psikologis.

Baca Juga: 4 Fakta Penemuan Jenazah Korban Tsunami Aceh yang Baru Ditemukan

Meski begitu, butuh waktu 4 tahun sampai Park Chang Jin mendapatkan ganti rugi yang dia inginkan.

Ilustrasi Uang (Pixabay)
Ilustrasi Uang (Pixabay)

 

Baru-baru ini, dilaporkan bahwa pengadilan telah memutuskan bahwa maskapai Korean Air harus membayar ganti rugi pada Park Chang Jin sebesar 20 juta won atau sekitar 250 juta rupiah.

Meski begitu, jumlah ini masih lebih sedikit dibandingkan jumlah awal yang diminta Park Chang Jin.

Cho Hyun Ah sendiri sudah dihukum penjara 5 bulan pada tahun 2015 silam dengan tuduhan menyalahi hukum keamanan aviasi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Keluarga pemilik maskapai Korean Air sendiri memang sudah lama dikenal bermasalah dan kerap melakukan hal-hal ilegal serta penyelundupan uang.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB