Mengenal Udik-udikan, Tradisi Menghamburkan Uang di Sidoarjo

Tradisi ini ternyata sering dikenal dengan nama udik-udikan

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Selasa, 08 Januari 2019 | 21:00 WIB
Ilustrasi uang. (Pixabay)

Ilustrasi uang. (Pixabay)

Guideku.com - Beberapa waktu yang lalu publik sempat digemparkan dengan kejadian orang menghamburkan uang dari lantai dua rumahnya.

Video yang diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini ini sontak menjadi sorotan.

Bukan buang-buang uang, ternyata ini merupakan sebuah tradisi asli Sidoarjo yang sudah mulai jarang dilakukan.

Video tradisi udik-udikan yang sempat menggemparkan dunia maya. (Facebook/Yuni Rusmini)
Video tradisi udik-udikan yang sempat menggemparkan dunia maya. (Facebook/Yuni Rusmini)

 

Nama tradisi menghamburkan uang ini ternyata lebih dikenal dengan nama udik-udikan.

Dilansir Guideku.com dari berbagai sumber, nyatanya tradisi udik-udikan ini merupakan simbol rasa bersyukur seseorang atas rezeki yang telah diperolehnya.

BACA JUGA: Kami Menggali Asal-usul Bakso Tumpeng XXXX di Yogyakarta, Blenger Gaes

Lewat udik-udikan ini, mereka yang memiliki uang lebih akan membagikan rezeki kepada para tetangga di sekitarnya.

Biasanya tradisi udik-udikan ini diselenggarakan ketika seseorang baru saja membangun atau membeli rumah maupun dalam rangka selamatan.

Tradisi udik-udikan. (Instagram/@kickkaka)
Tradisi udik-udikan. (Instagram/@kickkaka)

 

BACA JUGA: 4 Makanan Ini Harus Kamu Jual di Luar Negeri, Bikin Auto Kaya!

Nggak boleh sembarangan, ternyata tradisi udik-udikan ini punya syarat lho, travelers.

Uang yang disebar dalam acara udik-udikan ini tentunya harus asli alias bukan mainan ya.

Baca Juga: Mengapa Porsi Nasi Padang Selalu Lebih Banyak Saat Dibungkus?

Tak melulu uang, sebenarnya tradisi udik-udik ini bisa diganti dengan benda lain misalnya cokelat dan jajanan.

Salah satu contoh uang yang akan digunakan untuk tradisi udik-udikan. (Instagram/@zumotun_nuqoba)
Salah satu contoh uang yang akan digunakan untuk tradisi udik-udikan. (Instagram/@zumotun_nuqoba)

 

BACA JUGA: Wow, Untungnya Bisnis Ternak Kecoa!

Dan yang perlu diingat lagi, tradisi ini nggak wajib untuk dilakukan kok travelers.

Bukan cuma Sidoarjo sala, tradisi udik-udikan ini ternyata juga dilakukan oleh warga dari daerah lain seperti Kabupaten Demak.

Bedanya, di Kabupaten Demak, tradisi udik-udikan dilakukan untuk memperingati lahirnya seorang bayi.

Tradisi udik-udikan. (Instagram/@widiiii87)
Tradisi udik-udikan. (Instagram/@widiiii87)

 

Kemudian ada tradisi udik-udikan juga di Pekalongan nih travelers.

Kalau di Pekalongan tradisi ini lebih dikenal dengan nama Lolakloce.

Lolakloce ini diselenggarakan turun temurun setelah melakukan tradisi mencukur rambut bayi (aqiqah).

Wah, tradisi di Indonesia ini memang beragam dan unik-unik banget ya, travelers.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB