Buntut Keributan Ruas Jalan Mirip Salib, Pemkot Solo Lakukan Ini

Lokasinya ada di Jenderal Sudirman depan Balai Kota.

Dany Garjito
Minggu, 20 Januari 2019 | 14:00 WIB
Jalan Jenderal Sudirman Solo (instagram.com/pariwisatasolo)

Jalan Jenderal Sudirman Solo (instagram.com/pariwisatasolo)

Guideku.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bergerak cepat menyikapi keributan di media sosial yang menganggap mozaik paving yang terletak di Jenderal Sudirman depan Balai Kota menyerupai salib. Kini, mozaik tersebut telah dicat oleh pelaksana proyek, khususnya pada sisi utara Tugu Pemandengan supaya tidak menyerupai salib.

Achmad Purnomo selaku Wakil Wali Kota Solo, saat ditemui Solopos.com--jaringan Suara.com, Jumat (18/1/2019), mengatakan Pemkot Solo dan Dewan Syariah Kota Solo (DSKS) telah melakukan mediasi yang difasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Pada pertemuan itu disepakati desain mozaik yang mirip salib diubah. "Mediasi dilakukan dua hari pada Kamis malam dan Jumat pagi. Mediasi juga menghadirkan pembuat desain dari pelaksana proyek. Pihak yang mendesain telah menegaskan tidak ada unsur kesengajaan untuk membuat gambar salib. Desain sudah dikonsultasikan dengan Keraton Solo," ujarnya.

Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo, kata dia juga tidak memiliki rencana menggambar salib pada proyek yang belum selesai tersebut. Menurut pendapatnya, kalau itu memang bentuk salib, Wali Kota Solo akan menjadi orang yang paling marah karena salib merupakan simbol sakral agamanya.

Menurutnya, solusinya cukup mudah hanya dengan mengganti warna saja pada bagian bawah yang memanjang.

"Kalau mengubah warna hanya sebentar saja telah selesai namun kalau mengganti batu andesit yang proyeknya belum diserahterimakan menunggu keputusan dahulu. Kita harus saling mengerti, InsyaAllah persoalan akan segera teratasi dan terbuka peluang untuk dikoreksi," tambahnya.

Dia menyatakan setuju untuk mengubah desain mozaik paving. Ia juga telah menerima rekomendasi dari DSKS dengan mengubah sudut-sudut mozaik dengan bentuk lancip seperti simbol mata angin atau membuat motif menjadi lingkaran penuh.

Pelaksana Humas DSKS, Endro Sudarsono, mengatakan telah menyampaikan aspirasinya kepada Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo tentang desain yang mirip salib di depan Balai Kota.

Baca Juga: Aneh Tapi Nyata, Masinis Ini Tuntut Haknya untuk Mempertahankan Jenggot

"Kami mengetahui hal itu dari Instagram Pariwisata Solo lalu Jelajah Solo yang kita dapati keributan oleh warga dunia maya. Hal tersebut yang membuat kami memberanikan diri menggelar aksi di depan Balai Kota pada Jumat,” ujarnya.

Dia pun meminta kepada Wali Kota Solo untuk lebih bijak dalam menyikapi hal tersebut. Menurutnya, tidak ada tafsir lain mozaik di Tugu Pemandengan itu adalah salib.

Sementara itu, dikutip dari Solopos.com, Ketua Laskar Umat Islam Solo, Edi Lukita, mengaku akan terus mengawal persoalan ini setelah Pemkot telah komitmen untuk mengubah desain.

Edi berharap Solo tetap terjaga kondusivitasnya setelah ada sebuah kesepakatan dari pihak-pihak terkait terkait desain mozaik paving tersebut. Dia menyerahkan kepada Pemkot Solo dengan cara apa mozaik yang mirip salib itu akan diubah supaya tidak menimbulkan multi tafsir.

 

Sumber: Solopos.com

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB