Pakai Kursi Roda, Pihak Maskapai Tolak Traveler Ini Masuk ke Pesawat

Ini adalah pertama kalinya dia ditolak naik pesawat.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Senin, 28 Januari 2019 | 16:30 WIB
Ilustrasi Kursi Roda (Pixabay/MabelAmber)

Ilustrasi Kursi Roda (Pixabay/MabelAmber)

Guideku.com - Akibat pergi traveling sendirian, seorang pengguna kursi roda ditolak naik pesawat oleh pihak maskapai Hong Kong Airlines.

Dihimpun dari laman Asia One, Shen Chengqing adalah seorang traveler perempuan yang saat itu hendak kembali dari Hongkong ke Tianjin, China.

Namun, tanpa diduga, Shen malah tidak diizinkan untuk melakukan check-in dengan alasan dia tidak bisa berjalan sendiri dan melakukan perjalanan tanpa pendamping.

Hal ini pun tentu membuat Shen kecewa, terlebih karena Shen merasa pihak maskapai terlalu plin-plan dalam menjelaskan kebijakan mereka.

Tingkah Menyebalkan Pasangan di Bandara (Pixabay/jdejd)
Ilustrasi Ditolak Naik (Pixabay/jdejd)

 

Dalam website Hong Kong Airlines sendiri, dituliskan bahwa penumpang yang menggunakan kursi roda akan mendapat kursi roda pengganti saat di pesawat. Selain itu, pramugari juga akan membantu pengguna kursi roda untuk masuk dan keluar kursi mereka.

Meski begitu, dituliskan pula bahwa pihak maskapai tidak akan membantu dengan hal-hal yang bersifat personal seperti memakai toilet, makan, dan meminum obat.

Karena dianggap tidak bisa melakukan hal-hal tersebut, maka Shen pun ditolak naik masuk pesawat.

Padahal, Shen sendiri sebelumnya sudah sering naik pesawat sendiri dan kursi rodanya tidak menjadi halangan.

Baca Juga: Coba Metode Diet Baru, Model Ini Makan Sambil Telanjang

Ilustrasi Penumpang dengan Kursi Roda (Pixabay/SGENET)
Ilustrasi Penumpang dengan Kursi Roda (Pixabay/SGENET)

 

''Aku tidak butuh bantuan mereka untuk makan atau memakai kamar mandi. Yang kubutuhkan hanya bantuan untuk memindahkan kursi rodaku,'' jelas Shen.

Namun, setelah menjelaskan bahwa dia bisa melakukan hal-hal di atas tanpa bantuan pun, Shen tetap ditolak naik.

Akibat dari insiden tersebut, Shen pun terpaksa kehilangan uang tiket pesawat yang sudah dibayarnya.

Tidak hanya itu, Shen juga terpaksa menelepon temannya untuk meminta bantuan agar dia bisa pulang dari Hongkong ke Tianjin.

''Selain uang dan terlambat datang kerja, aku juga merepotkan temanku dan membuat keluargaku khawatir,'' tutup Shen.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB