Ilustrasi (Pixabay)
Guideku.com - Penetapan tarif bagasi yang diberlakukan maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low Cost Carrier (LCC) membuat tidak sedikit penumpang berpikir dua kali jika ingin meletakkan barang bawaannya di bagasi.
Setiap maskapai pun memiliki kebijakan masing-masing untuk menerapkan tarif bagasi mereka, seperti dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber berikut.

Menjadi maskapai pertama yang menghapus layanan bagasi gratis awal tahun 2019, Lion Air kini memiliki fitur prepaid baggage, yang dapat diakses melalui situs dan counter resmi Lion Air serta berbagai agen perjalanan.
Lion Air menjajakan kuota bagasi prepaid kelipatan 5 kilogram.
Fitur tersebut dapat dipesan paling lambat 6 jam sebelum keberangkatan. Tak hanya itu prepaid baggage juga dikenakan biaya yang lebih murah ketimbang harga normal bagasi check-in.
Biaya bagasi check-in Lion Air bergantung destinasi penerbangannya berkisar dari 5 kilogram dengan tarif Rp 80 ribu hingga 3o kilogram dengan biaya sebesar Rp 480 ribu.
Sementara bagasi kabin gratis dengan berat total 7 kilogram dan dimensi maksimum 40 x 30 x 20 centimeter.

Berada dalam satu payung Lion Group, Wings Air juga menghapus layanan bagasi gratis dan menerapkan tarif nyaris serupa dengan Lion Air.
Baca Juga: Tak Hanya Pempek, Ini Nikmatnya 4 Kuliner Khas Palembang
Harga bagasi check-in nya bergantung destinasi penerbangan dan berat barang.
Sementara bagasi kabin Wings Air gratis dengan berat total 7 kilogram dan dimensi maksimum 20 x 35 x 30 centimeter.

Fasilitas bagasi gratis resmi ditarik maskapai penerbangan Citilink per akhir Januari 2019.
Sementara bagasi kabin Citilink gratis dengan berat total 7 kilogram dan dimensi 56 x 36 x 23 centimeter.
AirAsia

AirAsia menjadi satu-satunya penerbangan domestik yang menyediakan layanan bagasi check-in gratis dengan berat maksimum 15 kilogram.
Sementara bagasi kabin Air Asia gratis dengan berat total 7 kilogram dan dimensi 56 x 36 x 23 centimeter.