Sabtu, 31 Juli 2021

Kunjungi Wonogiri, Sandiaga Uno Pamerkan Keunikan Wayang Beber

Apa bedanya dengan Wayang Kulit ya?

Dany Garjito | Arendya Nariswari
cloud_download Baca offline
Sandiaga Uno di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)
Sandiaga Uno di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Guideku.com - Belum lama ini cawapres pendamping Prabowo Subianto, yakni Sandiaga Uno tengah berkunjung ke Wonogiri.

Dalam kunjungannya, Sandiaga Uno sempat berjumpa dengan Fariz Wibisono, yakni pemuda asal Desa Sedayu, Wonogiri yang melestarikan Wayang Beber.

Berbeda dari pentas wayang lainnya, Wayang Beber ini menggunakan lembaran gambar yang melukiskan adegan-adegan cerita.

Adegan Wayang Beber ini akan diceritakan secara berurutan oleh dalang.

Sandiaga Uno mengunjungi pusat pembuatan Wayang Beber di Wonogiri. (Instagram/@sandiuno)
Sandiaga Uno mengunjungi pusat pembuatan Wayang Beber di Wonogiri. (Instagram/@sandiuno)

Karena berbentuk gambar dalam lembaran daluang atau kertas tradisional Jawa maka dikenal dengan nama Wayang Beber oleh masyarakat.

Sayang, Wayang Beber kini mulai ditinggalkan seiring berjalannya waktu dan semakin majunya perkembangan teknologi.

Salah satu pemuda yang wajib diapresiasi yakni Faris Wibisono.

Sandiaga Uno dalam kunjungannya terlihat memuji aksi menginspirasi dari Faris Wibisono.

Sandiaga Uno mengunjungi pusat pembuatan Wayang Beber di Wonogiri. (Instagram/@sandiuno)
Sandiaga Uno mengunjungi pusat pembuatan Wayang Beber di Wonogiri. (Instagram/@sandiuno)

Meski terbilang masih sangat muda, sosok Faris Wibisono ini mampu melestarikan kearifan budaya lokal serta menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat sekitarnya.

Dalam caption Instagramnya, Sandiaga Uno bercerita bahwa Faris Wibisono mulanya mengajarkan dan mengajak pemuda desanya untuk melestarikan dauang warisan leluhur pada 2011.

Wayang Beber. (Wikimedia Commons)
Wayang Beber. (Wikimedia Commons)


Faris Wibisono bahkan mengajarkan para pemuda lainnya tentang bagaimana cara menanam dan mengolah daluang.

Di usianya yang ke 27 tahun, Faris Wibisono telah berhasil membuat komunitas Wayang Beber.

Kini, ratusan karyanya tersebut membuahkan hasil omzet cukup besar.

Daluang Wayang Beber ini bahkan biasa dijual dengan kisaran harga, mulai dari Rp 1, 5 - Rp 5,5 juta.

Wah, kisah Wayang Beber karya Faris Wibisono yang diceritakan Sandiaga Uno di atas menarik dan sangat menginspirasi ya, travelers. 

Terkait

Terkini