Selasa, 16 Juli 2019

Dari yang Warna-warni hingga Sulit Dijamah, Ini 4 Gua Tercantik di Dunia

Guratan Sang Pencipta di alam semesta.

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Reed Flute (Pixabay)
Reed Flute (Pixabay)

Guideku.com - Ada begitu banyak gua menakjubkan yang tersebar di seluruh dunia, beberapa di antaranya Guideku.com catat dalam 4 gua tercantik di muka bumi berikut. Apa saja?

Krubera Cave

(Pixabay BP34Ltang)
(Pixabay BP34Ltang)

 

Di Distrik Gagra, Abkhazia, tepatnya di kawasan Pegunungan Kaukasus, Georgia, Krubera Cave membentang vertikal sedalam 2 ribu meter. Sebab kedalamannya, gua ini dinobatkan sebagai gua terdalam di muka bumi.

Gua ini pada dasarnya merupakan sumur-sumur vertikal yang saling terhubung.

Memasuki lubang gua yang relatif sempit, kita akan menemukan diameter gua semakin lebar tiap kali menelusuri Krubera Cave semakin dalam.

Di dasar gua ini akan kita temukan kolam berwarna biru jernih dengan batu-batu stalaktit yang menjuntai dari dinding gua.

Son Dong Cave

(Son Doong Cave Official Site)
(Son Doong Cave Official Site)

 

Son Doong Cave, gua yang terletak di Taman Nasional Phong Nha Ke Bhang, provinsi Quang Binh, Vietnam Tengah ini merupakan salah satu gua termegah di muka bumi.

Keberadaan gua ini pertama kali dipublikasikan secara internasional tahun 2009, ketika sekelompok peneliti British Cave Research Association cukup nyali mengeksplor Son Doong Cave untuk pertama kalinya.

Area gua nan ekstrem dan sulit dijangkau menyebabkan tak semua orang dapat mengunjungi Son Doong Cave, kecuali menggunakan peralatan yang sangat mumpuni.

Menyisir area gua sepanjang 3,8 kilometer ini, akan kita temukan hutan rindang dengan pohon berdiameter tiga meter, sungai nan deras, pantai bahkan danau bak kehidupan di luar.

Tak hanya itu, para pengunjung juga dapat menyimak burung rangkong, monyet, dan kalelawar berkeliaran di dalam gua.

Kita juga akan dimanjakan dengan sederet keajaiban di dalam Son Doong Cave dari keindahan fosil purba, stalaktit hidup di dalamnya, stalagmit raksasa berukuran 70 meter, hingga awan yang terbentuk akibat perbedaan suhu yang amat ekstrem di dalam dan luar gua.

Grotto Azzura Cave

(Wikimedia Bengt Nyman)
(Wikimedia Bengt Nyman)

 

Grotto Azzura atau yang akrab dikenal dengan Blue Grotto, gua cantik di Pulau Capri, Italia ini konon dahulu digunakan sebagai kolam renang pribadi milik Kaisar Tiberius, sang penguasa Romawi.

Di gua Blue Grotto, jejak peninggalan Kaisar Tiberius dapat disimak melalui keberadaan tiga patung dewa laut Neptunus dan Triton yang dapat ditemukan di dalam gua. Kini patung-patung tersebut telah dipajang di Museum Anacapri.

Di luar sejarahnya yang panjang, perairan di dalam gua yang biru dan tampak segar ini jelas menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

Membentang seluas 60 x 25 meter, kemegahan gua cantik ini dapat kita nikmati menggunakan perahu-perahu kecil yang dapat ditumpangi dari pelabuhan Marina Grande.

Sesampainya di lokasi, mudah kita terpana oleh kilauan permukaan Laut Mediterrania di dalam gua yang berpijar sebening kristal akibat pantulan sinar matahari.

Namun perlu dicatat, wisatawan tidak boleh berenang di dalam gua ini demi menjaga permukaan air di dalam Blue Grotto agar senantiasa jernih.

Reed Flute Cave

Reed Flute (Pixabay)
Reed Flute (Pixabay)

 

Bertolak 5 kilometer dari pusat kota Guilin, provinsi Guangxi, China, gua batu kapur puspa warna, Reed Flute Cave berdiri.

Hamparan stalagmit, stalaktit dan sejumlah formasi bebatuan berwarna yang terbentuk sejak abad ke-8 terhampar indah dan memesona di dalamnya.

Relief bebatuan Reed Flute Cave yang menakjubkan, menjulang setinggi 240 meter.

Tujuh puluh bebatuan di antaranya menjelma prasasti yang dilukis dengan tinta, konon diguratkan para intelektual yang mengunjungi Reed Flute selama Dinasti Tang, ribuan tahun lalu.

Cobalah bertahan dan nikmati gua ini selama 1 hingga 2 jam, mudah kita merasakan betapa memikatnya formasi bebatuan alami nan tersembunyi di antara arus modernisasi Cina yang hiruk pikuk.

 

Terkait

Terkini