Minggu, 21 Juli 2019

Mengerikan, Ini 5 Negara dengan Tingkat Pembunuhan Tertinggi di Dunia

Sangat disarankan tidak bervakansi ke 5 negara ini ya!

Dany Garjito | Aditya Prasanda
(Pixabay Alexas Fotos)
(Pixabay Alexas Fotos)

Guideku.com - Beberapa negara terkenal dengan kemolekan alam dan potensi wisata yang menarik minat banyak wisatawan di seluruh dunia. 

Sementara beberapa yang lain dikenal sebagai negara dengan kawasan paling berbahaya di muka bumi dengan tingkat kriminalitas dan pembunuhan nan tinggi. 

Lima di antaranya Guideku.com sajikan dalam daftar negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di muka bumi seperti dihimpun dari List 25. Apa saja?

Lesotho

(Pixabay Hbieser)
(Pixabay Hbieser)

 

Lesotoho, negara kecil di Afrika Selatan ini terkenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia.

Konon, setiap tahunnya rata-rata 38 kasus pembunuhan terjadi di negara ini dan kebanyakan dari korban merupakan para wisatawan.

Jamaika

(Pixabay 3dman eu)
(Pixabay 3dman eu)

 

Jamaika menduduki peringkat ke-4 dalam daftar negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia.

Negara ini memiliki rata-rata kasus pembunuhan berkisar 43,21 per tahun.

Venezuela

(Pixabay Skeeze)
(Pixabay Skeeze)

 

Krisis ekonomi parah di Venezuela membuat angka kriminalitas di negara ini begitu tinggi. Tak terkecuali kasus pembunuhan.

Setiap tahunnya, tercatat 57,15 kasus pembunuhan terjadi di Venezuela.

Bahkan Caracas, ibu kota Venezuela didapuk sebagai kota paling berbahaya di dunia.

Honduras

(Pixabay Mariam Michelle)
(Pixabay Mariam Michelle)

 

Honduras, negara yang terletak di antara El Salvador dan Nikaragua ini disebut sebagai negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi kedua di dunia, dengan rata-rata 63,75 kasus terjadi setiap tahunnya.

El Salvador

(Pixabay Soel84)
(Pixabay Soel84)

 

Dengan rata-rata kasus pembunuhan 108,64 per tahun, El Salvador dinobatkan sebagai negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia.

Kebanyakan kasus pembunuhan di negara ini terjadi akibat kerusuhan antar geng setempat.

Terkait

Terkini