Salut, 5.000 Relawan Ini Berhasilkan Pulihkan Lautan Sampah di Teluk Manila

Teluk Manila jadi kian cantik dan bersih.

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari
Rabu, 13 Februari 2019 | 07:00 WIB
Ilustrasi lautan sampah (Pixabay/MonicaVolpin)

Ilustrasi lautan sampah (Pixabay/MonicaVolpin)

Guideku.com - Teluk Manila terkenal memiliki pantai kotor dan tercemar akibat banyaknya warga yang membuang sampah di laut.

Bahkan kotornya kualitas air di beberapa zona Teluk Manila ini mencapai angka 100 juta kali.

Angka ini menunjukkan bahwa seseorang sangat tidak aman untuk berenang di perairan Teluk Manila.

Bahkan, selama musim hujan, ombak turut membawa sampah-sampah ini ke pantai.

Pantai yang tadinya bersih dan indah, kini berubah menjadi lautan sampah.

Keadaan semakin memburuk tatkala saluran air di Teluk Manila tertutup oleh sampah yang menggunung.

Teluk Manila dengan tumpukan sampah yang menggunung. (Instagram/@jekkipascual)
Teluk Manila dengan tumpukan sampah yang menggunung. (Instagram/@jekkipascual)

 

Fenomena lautan sampah mengerikan ini telah terjadi selama bertahun-tahun.

Mirisnya lagi banyak warga Teluk Manila yang kemudian mencoba terbiasa dengan keadaan kotor tersebut.

Hingga akhirnya, 27 Januari 2019 lalu Departemen Lingkungan dan Sumber Daya Alam memimpin 5.000 relawan yang bertekad untuk ikut membersihkan Teluk Manila.

Memiliki julukan ''The Battle For Manilla Bay'' relawan berhasil menghilangkan total 49,59 ton sampah di hari pertama, menurut Metropolitan Manila Development Authority (MMDA).

Operasi besar-besaran ini bahkan telah menghabiskan biaya sebesar 46 miliar peso Filipina atau setara dengan

Mereka turut membersihkan saluran air yang sempat tercemar akibat banyaknya sampah.

Baca Juga: Duh, Marko Simic Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Pesawat

Pemerintah Filipina bahkan siap memberikan denda berlipat bagi perusahaan di sekitar lokasi yang membuang limbah ke laut.

Usai dibersihkan, panorama Teluk Manila terlihat sangat indah dan menakjubkan.

Panorama indah Teluk Manila setelah dibersihkan. (Instagram/@irismae26)
Panorama indah Teluk Manila setelah dibersihkan. (Instagram/@irismae26)

 

Tak sedikit orang-orang yang datang ke Teluk Manila untu melihat matahari tenggelam kala senja tiba.

Proyek ini dikabarkan tak hanya akan berjalan satu kali saja nih travelers.

Setelah ini, pemerintah kembali akan mengajak 5.700 relawan untuk lebih banyak lagi melakukan pembersihan setiap minggunya.

Aksi kerja bakti membersihkan Teluk Manila ini menjadi bukti bahwa sebenarnya bisa membuat perbedaan.

Jika memang manusia bisa melakukan kerusakan parah terhadap lingkungan, diharapkan kita mampu terinspirasi dan ikut memulihkan dunia.

Layaknya pepatah 'tidak ada yang bisa melakukan segalanya, tetapi semua orang bisa melakukan sesuatu.'

Wah, aksi bersih-bersih Teluk Manila ini ada baiknya segera dicontoh oleh semua penduduk dunia tak terkecuali Indonesia ya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB