Menangis saat Dijual di Pasar, Kisah Ikan Ini Bikin Netizen Sedih

Berlinang air mata, ikan ini bikin nggak tega.

Dinar Surya Oktarini | Arendya Nariswari
Minggu, 24 Februari 2019 | 09:00 WIB
Porpoise. (Unsplash/Talia Cohen)

Porpoise. (Unsplash/Talia Cohen)

Guideku.com - Pencemaran lingkungan dan maraknya perburuan liar telah mengancam keberadaan banyak hewan langka. Tak terkecuali porpoise, salah satu spesies ikan dengan bentuk tubuh mirip lumba-lumba.

Ikan ini mirip lumba-lumba karena masih merupakan satu famili dengan mamalia berhati lembut tersebut.

Miris, ikan porpoise ini juga sering diperjualkan di pasar hingga kini keberadaanya terancam punah.

Beberapa waktu lalu, beredar video yang memperlihatkan aksi penyelamatan ikan porpoise di wilayah Xuwen, China Selatan.

Ikan porpoise menangis ketika dijual di pasar. (Pear Video)
Ikan porpoise menangis ketika dijual di pasar. (Pear Video)

 

Dalam waktu singkat, video ini viral di dunia maya dan mengundang rasa sedih serta haru dari para netizen.

Dilansir Guideku.com dari laman Metro.co.uk, ikan porpoise ini berhasil diselamatkan dari perdagangan.

Dua orang saksi mengatakan bahwa ikan porpoise ini menangis ketika diangkut dengan menggunakan kendaraan di pasar.

Tak kuasa melihat penderitaan hewan tersebut, Cheng Jianzhuang dan Cheng Mingyuen lantas menebus ikan porpoise tersebut.

Ya, keduanya membayar uang 170 Poundsterling atau senilai dengan Rp 3,1 juta kepada sang penjual.

Baca Juga: Heboh Insiden Buka Jaket, 4 Foto Marion Jola Ini Nggak Kalah Panas

Kedua penyelamat ini lantas meminjam alat pengangkut kepada penjual ikan untuk membawa mamalia malang ini kembali ke laut.

Sebelum melepas ikan ini, mereka menunggu kurang lebih dua jam demi memastikan porpoise malang ini mampu berenang dengan selamat.

Ikan porpoise menangis ketika dijual di pasar. (Pear Video)
Ikan porpoise menangis ketika dijual di pasar. (Pear Video)

 

''Kami melihat seseorang membawanya (porpoise) ke pasar, dan banyak orang datang untuk melihat lebih dekat. Semua menangis ketika melihat ikan itu,'' ungkap Mingyuen.

Sejumlah ahli mengatakan kepada Mingyuen dan Jianzhuang bahwa memang benar hewan tersebut bukan lumba-lumba.

Porpoise memiliki ukuran moncong lebih kecil dibandingkan lumba-lumba.

Mamalia ini juga masuk dalam daftar hewan yang populasinya terancam punah dan habitat aslinya berada di wilayah semenanjung Korea.

Berdasarkan kasus tersebut, pihak berwajib mulai melakukan investigasi terhadap sang nelayan yang menangkap ikan atau hewan langka tersebut.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB