Melampaui Zaman, 3 Benda ini Diciptakan Bangsa Iran Ribuan Tahun Lalu

Futuristik, mendahului hari ini.

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Sabtu, 09 Maret 2019 | 14:00 WIB
Ilustrasi Iran (Pixabay Vladozg

Ilustrasi Iran (Pixabay Vladozg

Guideku.com - Bangsa Iran memiliki beragam teknologi futuristik yang mendahului era modernisasi.

Beberapa di antara barang tersebut bahkan telah ada sejak ribuan tahun lalu, jauh sebelum revolusi industri dan modernisasi menjalari peradaban manusia. Penasaran seperti apa?

Berikut Guideku.com sajikan 3 benda futuristik milik Iran nan mendahului zaman.

Sistem hidrolik Kish Qanat

(Instagram Global Heritage Fund)
(Instagram Global Heritage Fund)

 

Didirikan sejak 2.500 tahun silam, Kish Qanat, sistem hidrolik berupa rangkaian sumur vertikal ini dibangun di sepanjang lereng landai.

Kita dapat menemukan teknologi tercanggih pada masanya ini di Pulau Kish, Teluk Persia.

Bertujuan untuk menyaring air dari area pegunungan menuju area kering, Kish Qanat dibangun serupa kota bawah tanah untuk mengairi satu Pulau Kish.

Kincir angin vertikal, Nashtifan Windmills

(Instagram Ancient Iran and World)
(Instagram Ancient Iran and World)

 

Baca Juga: Ciyee, Luna Maya Makan Bareng Faisal Nasimuddin, Jadian ?

Terbuat dari campuran tanah liat, jerami dan kayu, Nashtifan Windmills menjulang setinggi 20 meter.

12 buah kincir angin ini digerakkan dan berfungsi sebagai alat penumbuk biji-bijian tradisional.

Dapat ditemukan di Desa Nashtifan, Provinsi Khaf, tepat di sekitar perbatasan Afghanistan dan Iran.

Kulkas, Yakhchls

(Instagram Eldorado1)
(Instagram Eldorado1)

 

Dibangun menggunakan campuran pasir, tanah liat, kapur, putih telur dan abu, Yakhchls, kulkas futuristik ini sekilas menyerupai sebuah tempat penginapan.

Difungsikan untuk menyimpan makanan dan membuat es, tempat ini didesain memiliki lubang di bagian bawah sebagai saluran udara dingin dan lubang pada bagian atas untum menghantarkan udara panas keluar.

Jika ingin melihat penampakan Yakhchls, sambangilah Narin Castle di Kota Meybod, Yazd, dan Kerman.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB