Ilustrasi pesawat (Pixabay)
Guideku.com - Menyusul tragedi kecelakaan maut pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 penumpang dan awak pesawat, sejumlah negara melarang pesawat bertipe Boeing 737 MAX 8 mengudara.
Sebagai catatan, kurang dari enam bulan sebelum tragedi nahas tersebut, pesawat Lion Air dengan tipe yang sama juga terlibat kecelakaan maut yang menewaskan 189 orang pada medio akhir 2018 lalu.
Tak heran, kecurigaan semakin menguat terkait standar operasional Boeing 737 MAX 8 yang meresahkan dunia penerbangan dalam beberapa tahun terakhir.
![Pesawat Lion Air jenis Boeing 737 MAX 8 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. [Dok Lion Air Group]Banyak perahu cepat menuju lokasi.](https://media.guideku.com/thumbs/2018/10/29/43559-pesawat-lion-air-jenis-boeing-737-max-8-di-bandara-internasional-soekarno-hatta-jakarta-dok-lion/o-img-43559-pesawat-lion-air-jenis-boeing-737-max-8-di-bandara-internasional-soekarno-hatta-jakarta-dok-lion.jpg)
Pemerintah Indonesia termasuk satu di antara deretan negara yang melarang pesawat Boeing 737 MAX 8 mengudara.
Melalui Kementerian Perhubungan, sanksi tersebut mengharuskan satu pesawat Garuda Indonesia dan 11 pesawat milik Lion Air dengan tipe Boeing 737 MAX 8 dirumahkan.
Sementara beberapa negara lain seperti Australia, Singapura dan Inggris bahkan melarang pesawat tipe Boeing 737 MAX 8 masuk dan keluar dari wilayah udara mereka.
Tak heran, banyak maskapai yang akhirnya mulai mengandangkan pesawat tipe Boeing 737 MAX 8 milik mereka, 15 di antaranya Guideku.com catat sebagai berikut.
Indonesia
1. Garuda Indonesia
2. Lion Air
Thailand
3. Thai Lion Air
China
4. China Airlines
5. Shandong Airlines
6. China Eastern
7. China Southern
Singapura
Baca Juga: Pulang Umrah, Luna Maya Unggah Foto Seksi
8. SilkAir
Etiophia
9. Etiophian Airlines
Afrika Utara
10. Comair Airways
India
11. SpiceJet
Argentina
12. Aerolineas Argentinas
Mexico
13. Aeromexico
Cayman
14. Cayman Airways
Korea Utara
15. Easter Jet