Superman Is Dead (SID) yang digawangi Jerinx (drum), Bobby Kool (gitar dan vokal), serta Eka Rock (bass) menghibur penonton di Indonesia Greaser Party 2015 di Plaza Barat Senayan, (12/4). (Suara.com/Oke Atmaja)
Guideku.com - Travelers pasti sudah tidak asing lagi ya dengan gaya ceplas ceplos dari sosok Jerinx SID.
Belum lama ini Jerinx mengungkapkan kekesalannya terhadap turis di Bali yang kerap berbuat onar.
Bahkan Jerinx sempat meminta pemerintah Bali untuk mengambil tindakan.
Dipantau Guideku.com dari Instagram @jrxsid, drummer band Superman is Dead ini mengunggah sebuah foto.
Jerinx menginginkan sistem filterisasi turis yang hendak berlibur ke Bali.
Pria yang dikabarkan dekat dengan Nora Alexandra Philip ini yakin masyarakat Pulau Dewata akan setuju dengan pendapatnya ini.
''Fakta: Turis-turis bermental white supremacy macam ini membuat Kuta makin tahun makin sepi. Turis-turis berkualitas cenderung memilih menghindari Kuta akibat perlaku para white trash ini,'' ungkap Jerinx dalam caption.

Baca Juga: Kocak, Begini Reaksi Pegawai Bandara Ketemu Super Junior dan TVXQ
''Ayo lekas susun sistem filterisasi turis yang masuk Bali. Mayoritas warga Bali pasti support 100%,'' imbuhnya.
Bukan pertama kali terjadi, beberapa kali peristiwa turis berulah di Bali ini sempat meresahkan masyarakat Pulau Dewata.
Beberapa waktu lalu ada pula turis Denmark yang dengan berani duduk di bagian suci Pura Puhur Luhur Batukaru.
Ada pula turis asal Spanyol yang mengunggah video dirinya memanjat sebuah pura.
Dan yang terakhir pada tahun 2016 diketahui seorang turis berbikini dengan beraninya berfoto di depan pura.
Duh, kalau menurut travelers sendiri, setujukah kalian dengan aksi protes Jerinx SID di atas?