Bukan Plastik, Ini Kisah Tragis Jubi Lee, Paus yang Tewas Bersimbah Darah

Kematian paus bernama Jubi Lee itu bukan karena sampah plastik saja.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Sabtu, 13 April 2019 | 09:00 WIB
Ilustrasi Paus (Pexels)

Ilustrasi Paus (Pexels)

Guideku.com - Empat tahun lalu, warga Singapura sempat dibuat heboh oleh penampakan paus terdampar dalam kondisi penuh darah.

Ya, dalam beberapa tahun terakhir ini, travelers pasti sudah tak asing dengan berita paus dan hewan laut yang terdampar dan tewas karena sampah plastik.

Meski begitu, ada yang berbeda dengan paus terdampar di Singapura yang akhirnya diberi nama Jubi Lee ini.

Seperti dirangkum dari The Straits Times, Jubi Lee diperkirakan hanyut dari Samudra Hindia hingga menuju Singapura.

Kisah Paus Jubi Lee yang Ditabak Kapal (facebook.com/TheStraitsTimes)
Kisah Paus Jubi Lee yang Ditabrak Kapal (facebook.com/TheStraitsTimes)

Karena ditemukan dalam keadaan bengkak dan berdarah, Jubi Lee pun lantas menjadi perhatian banyak ilmuwan.

Selain itu, layaknya paus yang terdampar dan ditemukan tewas, mereka pun juga menemukan sedikit sampah plastik dalam perut Jubi Lee. Namun, jumlah itu tak cukup untuk sampai membunuh.

Ditambah lagi, paus tersebut memiliki luka sobekan besar di bagian punggungnya. 

Baca Juga: Lagi, Seekor Paus Ditemukan Mati Akibat Telan 40 Kg Sampah Plastik

Pada akhirnya, ilmuwan pun menyimpulkan jika kematian Jubi Lee ini disebabkan oleh insiden paus ditabrak kapal.

Kisah Paus Jubi Lee yang Ditabak Kapal (youtube.com/NUSLife)
Kisah Paus Jubi Lee yang Ditabrak Kapal (youtube.com/NUSLife)

''Paus yang tewas dan terdampar di pesisir adalah salah satu tanda bahwa laut kita dalam masalah,'' ujar salah seorang ilmuwan.

Dikatakan pula, karena paus merupakan mamalia laut yang perlu mengambil udara ke daratan, mereka jadi lebih mudah tertabrak kapal.

Sementara, kerangka Jubi Lee yang memiliki panjang sekitar 10,5 meter tersebut sekarang diawetkan dan dapat dilihat di Lee Kong Chian Natural History Museum.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB