Selasa, 16 Juli 2019

Kisah Sedih Bayi Meninggal di Dalam Pesawat AirAsia Usai Dibacakan Doa

Salah seorang penumpang sempat memberikan bantuan pernafasan.

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari
Pesawat AirAsia. (Pixabay/Arivaran)
Pesawat AirAsia. (Pixabay/Arivaran)

Guideku.com - Belum lama ini, publik kembali dikejutkan dengan berita seorang bayi meninggal di pesawat dalam penerbangan AirAsia D7236.

Seorang penumpang bernama Nadia Parenzee berada di lokasi saat peristiwa menegangkan tersebut terjadi.

Dilansir Guideku.com dari laman Mirror, waktu itu pesawat tengah menempuh perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Perth, Australia.

Nadia Parenzee menawarkan bantuan ketika melihat bayi dari pasangan penumpang lain tersebut menangis dan tampak gelisah.

Ungkapan sedih Nadia Parenzee ketika mencoba menolong bayi di dalam pesawat AirAsia. (Facebook/Nadia Parenzee)
Ungkapan sedih Nadia Parenzee ketika mencoba menolong bayi di dalam pesawat AirAsia. (Facebook/Nadia Parenzee)

''Saya mencoba menawarkan bantuan kepada orang tua dan pramugari karena saya melihat keduanya sangat stres,'' tulis Parenzee lewat Facebook.

''Saat sedang menutup mata untuk tidur, tiba-tiba pramugari menepuk pundak saya untuk membantunya.''

''Orang tua tersebut menyerahkan bayinya kepada saya dengan raut wajah putus asa, saya menggendongnya dan membacakan Surah Al Fatiha.''

''Kemudian bayi Farah mengambil nafas terakhirnya dan tubuhnya melemas,'' imbuh Parenzee.

Mengetahui ada sesuatu yang tidak beres, Nadia Parenzee berteriak kepada penumpang lainnya untuk mengetahui apakah ada dokter atau di dalam pesawat.

Sepanjang perjalanan hingga pesawat mendarat, wanita ini terus memberikan bantuan pernafasan kepada bayi berusia dua bulan tersebut.

Nadia bercerita bahwa orang tua bayi perempuan tersebut berasal dari Arab Saudi dan berencana memulai kehidupan baru bersama keluarganya di Australia.

''Hati saya mati rasa dan tidak tahu bagaimana merasakannya, tapi saya benar-benar merasa terhormat telah memeluknya dan membacakan doa sebelum meninggal,'' ungkap Parenzee.

Nadia Parenzee, wanita yang menolong bayi di dalam pesawat AirAsia. (Instagram/@nadiaparenzee)
Nadia Parenzee, wanita yang menolong bayi di dalam pesawat AirAsia. (Instagram/@nadiaparenzee)

Nadia Parenzee bahkan memuji profesionalisme staf AirAsia yang turut membantu dirinya mencoba menyelamatkan nyawa bayi tersebut.

Dalam beberapa foto yang beredar, tampak seorang petugas keluar dari pesawat dengan membawa kereta bayi.

''Kami tidak bisa mengomentari lebih lanjut mengenai situasi medis bayi tersebut, namun kami bersimpati atas kondisi bayi dan keluarga yang terlibat,'' ungkap juru bicara AirAsia.

Karena keadaan darurat tersebut, penerbangan AirAsia dari Perth kembali ke Kuala Lumpur sempat ditunda beberapa jam.

Pihak juru bicara AirAsia mengungkapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan yang terjadi.

Mereka juga mengatakan bahwa akan membantu para penumpang untuk melakukan pemesanan tiket pesawat kembali.

Terkait

Terkini