Minggu, 19 Mei 2019

Jarang yang Tahu, Ternyata Begini Sistem Pengadaan Pesawat di Indonesia

Zaman bergerak, sistem dan mekanisme pun berganti.

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Ilustrasi Pesawat (Pixabay/skeeze)
Ilustrasi Pesawat (Pixabay/skeeze)

Guideku.com - Pernahkah terpikir olehmu bagaimana pesawat-pesawat di Indonesia dimiliki oleh sejumlah maskapai penerbangan? Apakah semua pesawat tersebut milik mereka?

Dalam dunia penerbangan, pengadaan pesawat dilakukan melalui dua mekanisme, membeli maupun menyewa.

Dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber, di Indonesia sendiri, sebagian besar perusahaan penerbangan ternyata memilih mengadakan pesawat mereka dengan sistem penyewaan.

Ya, betapapun tersemat nama dan logo maskapai penerbangan pada masing-masing pesawat tersebut, tak menjamin pesawat itu milik maskapai penerbangan terkait lho.

Ilustrasi pesawat terbang saat hujan. (Pixabay)
Ilustrasi pesawat terbang saat hujan. (Pixabay)

Setiap maskapai yang hendak menyewa pesawat umumnya akan melalui alur sebagai berikut:

Pertama, maskapai penerbangan akan memilih tipe pesawat sesuai kebutuhan, kapasitas dan daya jelajah yang mereka butuhkan. Selanjutnya, maskapai akan berkonsultasi dengan broker menyoal tipe pesawat yang mereka cari.

Setelah memperoleh tipe pesawat yang dibutuhkan, pihak maskapai penerbangan dapat langsung mendatangi perusahaan pesawat macam Boeing dan Airbus lantas menyusun letter of intent.

Maskapai penerbangan yang memilih untuk membeli, dapat melakukan pembayaran secara langsung. Uang muka berkisar 5 hingga 10 persen pun dapat dibayarkan terlebih dahulu yang nantinya akan disalurkan pada otoritas administrasi dan registrasi pesawat selaku pihak ketiga.

Sementara maskapai yang memilih untuk menyewa pesawat, dapat bekerja bersama perusahaan leasing company internasional macam CEGAS, ACMI dan AerCap.

Selanjutnya, baik pesawat yang dibeli maupun disewa tersebut harus didaftarkan terlebih dahulu di Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kementerian Perhubungan.

Pesawat Finnair. (Pixabay/John_H)
Pesawat Finnair. (Pixabay/John_H)

 

Di dunia, tak sedikit maskapai penerbangan yang memilih menyewa ketimbang membeli pesawat sebab dianggap lebih aman dan menguntungkan secara ekonomi.

Tak heran, bisnis penyewaan (leasing) pesawat dunia mengalami peningkatan yang signifikan dari 2% pada tahun 1980 menjadi lebih dari 50% pada tahun 2016 lalu.

Bahkan berdasarkan riset Market Research Future, bisnis leasing pesawat diperkirakan akan mengalami peningkatan pesat dalam kurun waktu 2016-2023.

Terkait

Terkini