(Instagram Street Art Callejero)
Guideku.com - Elias Street di Valparaiso, Chile, barangkali tak berbeda dengan jalanan di kawasan wisata padat pengunjung di negara lainnya. Trotoarnya yang sempit dan berliku dilalui banyak wisatawan.
Sepanjang jalan Elias Street yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik, para pengunjung juga dapat menikmati lanskap lautan yang cemerlang.
Dan yang membuatnya spesial, deretan tembok di sepanjang jalan Elias Street dan jalan lain di kota Valparaiso menjelma kanvas raksasa, dipenuhi guratan gambar dan huruf, tempat seniman jalanan setempat memamerkan buah karya mereka.

Nyaris seluruh bagian di kota Valparaiso, dari ratusan tangga, jalan labirin di antara perbukitan hingga lorong berbatu dipenuhi coretan dan guratan ekspresi para seniman jalanan.
''Menurutku, ada begitu banyak anak muda yang ingin keluar dan mengekspresikan diri mereka di jalanan, dan Valparaiso merupakan tempat yang kondusif untuk itu,'' ujar Sammy Espinoza, seniman grafiti setempat, seperti dikutip Guideku.com dari AFP.
Tak heran, seperti halnya Espinoza yang rela pindah dari Santiago menuju Valparaiso demi mendedikasikan dirinya pada street art, tak sedikit anak muda Chile rela berpindah kota dengan alasan serupa.

Baca Juga: 4 Kota ini Melarang Pemakaman di Tanah Mereka, Mengapa?
Hari ini, tercatat sekitar 1.400 mural, grafiti dan ragam karya seni street art tersebar di segala penjuru kota Valparaiso.

Tak ayal, sebab daya tariknya yang khas, banyak wisatawan dunia yang menghabiskan waktu di kota pelabuhan ini tatkala berlibur ke Chile.

Sebab pengaruhnya yang besar, Valparaiso bahkan dinobatkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2003.