Minggu, 16 Juni 2019

Cantik nan Permai, Menyambangi 4 Pantai Istimewa di Yogyakarta

Pantai cantik di pesisir Yogyakarta.

Dinar Surya Oktarini | Aditya Prasanda
Ilustrasi pantai. (Pixabay/Jen Regnier)
Ilustrasi pantai. (Pixabay/Jen Regnier)

Guideku.com - Yogyakarta tak pernah kehabisan stok destinasi wisata potensial. Tak terkecuali deretan pantainya nan menawan.

Empat di antara pantai cantik di Yogyakarta tersebut, Suara.com himpun di sini. Apa saja?

Pantai Kesirat

Membentang di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Pantai Kesirat menyuguhkan lanskap alam menakjubkan dengan hamparan perairannya nan luas dan pertunjukan menawan matahari tenggelam.

Meski tak memiliki bibir pantai yang diselimuti pasir, dataran dengan batu karang yang ditumbuhi rerumputan hijau di Pantai Kesirat menjelma spot terbaik untuk menikmati debur ombak di laut lepas dan cantiknya matahari tenggelam di ufuk barat.

(Instagram Explore Alam Jogja))
(Instagram Explore Alam Jogja))

 

Sebuah pohon ikonik yang berdiri condong dengan tingkat kemiringan nyaris 45 derajat di pantai ini menambah kesan dramatis dan filmik tatkala senja menggelayuti Gunungkidul.

(Instagram View Jogja)
(Instagram View Jogja)

 

Saat malam, berbaring di rerumputan sembari menikmati langit dengan kelindan bintang memberikan sensasi liburan nan tiada duanya. Tak heran, pantai ini sangat cocok jadi lokasi camping.

Tak hanya itu, sebab diberkahi biota laut nan kaya Pantai Kesirat juga menjadi surga bagi para pemancing dan nelayan.

Pantai Widodaren

Ombak dan angin menggerus karang-karang tajam di Pantai Widodaren.

Bibir pantainya yang tak terlalu luas dan tebing karangnya yang menjorok ke tengah laut membentuk cekungan khas surga tersembunyi di Yogyakarta ini.

Duduklah di atas tebing yang didominasi rerumputan hijau di timur pantainya, maka tak sulit mengamini betapa megahnya semesta raya.

Dan keindahan pantai pasir putih yang terbilang jarang dijamah ini kian sempurna, tatkala matahari terbenam di ufuk barat.

Konon, hanya ada satu cara menikmati segala keelokan ilahiah itu, yakni dengan berjalan kaki.

Persis seperti namanya, Widodaren -- istilah jawa yang berarti Bidadari -- pantai ini tidak secara gamblang dapat ditemukan.

Akses kendaraan yang belum tersedia menuju Pantai Widodaren Gunungkidul, membuat kita harus rela berjalan kaki melewati beberapa bukit dan pantai, sebelum menginjakkan kaki di salah satu aset wisata terbaik milik Yogyakarta ini.

Pantai Widodaren (Instagram Java Scenery)
Pantai Widodaren (Instagram Java Scenery)

 

Dapat dipastikan, sebab aksesnya yang tidak mudah, pantai yang berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari Gunungkidul ini sepi pengunjung.

Hal ini tampak dari bekas jejak kaki yang masih begitu jarang kita temukan di Pantai Widodaren, bahkan sampah, nyaris tidak ada.

Pantai Widodaren (Instagram Travel Page ID)
Pantai Widodaren (Instagram Travel Page ID)

 

Kala kondisi laut tengah surut, dasar karang membentuk guratan nan menawan.

Ikan-ikan kecil yang terjebak di kubangan karang tampak berenang kesana kemari, sementara rumput laut dan ganggang terselip di antaranya.

Pantai Widodaren (Instagram Samsili Tonga jr)
Pantai Widodaren (Instagram Samsili Tonga jr)

 

Di bagian timur pantai, rerumputan hijau yang menyelimuti tebing menjelma spot terbaik untuk menikmati atraksi matahari terbenam.

Kecuali di area rerumputan tebing tersebut, sangat tidak disarankan berkemah di area Pantai Widodaren yang landai.

Sebab kala laut tengah pasang, area pantai yang tak terlalu luas akan tenggelam ditelan ombak.

Pantai Pok Tunggal

(Instagram Taufikwijaya30)
(Instagram Taufikwijaya30)

 

Sulit menyangkal keindahan panorama Pantai Pok Tunggal.

Garis Pantai Selatan-nya nan khas, pasir putihnya nan lembut, dan deru ombaknya nan cukup besar membuat pantai yang berada di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta ini menjadi salah satu destinasi wisata terbaik untuk menikmati pantai dalam arti sesungguhnya.

Dan senja merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati kemegahan lanskap Pok Tunggal.

Cobalah simak dari atas Bukit Tirta Pok Tunggal dan Bukit Pajong niscaya kamu akan memperoleh pemandangan senja dan gemerlap matahari nan berpendar begitu cantik di hamparan lautnya. Sempurna!

Pantai Timang

Hamparan pasir putih Pantai Timang membentang, di hadapannya perbukitan dengan formasi bebatuan terjal yang berbatasan langsung dengan laut berdiri.

Masyarakat menyebut formasi geologis ini sebagai Batu Panjang atau Pulau Timang.

Tali tambang berwarna biru itu menghubungkan pantai dan Pulau Timang, difungsikan sebagai perlintasan kereta gantung tradisional.

Pantai Timang (Youtube/Shelon Marshall)
Pantai Timang (Youtube/Shelon Marshall)

 

Menaiki kereta gantung yang terbuat dari kayu, bambu dan dirangkai tambang plastik, para pengunjung dapat merasakan sensasi melintas dengan ombak lautan nan bergejolak di bawahnya.

Mengoperasikannya, para wisatawan hanya perlu memasuki kereta gantung, lantas di kejauhan beberapa pemandu menarik wahana hiburan ini.

Sobat traveler akan melintasi laut di atas ketinggian 11 meter, dan akan menyisir perjalanan sejauh 100 meter.

Untuk merasakan debar adrenalin kereta gantung Pantai Timang, Yogyakarta kita hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu.

Terkait

Terkini