Cuitan Maskapai Ini Kena Protes Warganet, Duh Kenapa Ya?

Maskapai KLM baru-baru ini jadi sorotan usai tulis cuitan di Twitter seperti ini.

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Senin, 22 Juli 2019 | 11:00 WIB
KLM Royal Dutch Airlines. (Pixabay/Jackma34)

KLM Royal Dutch Airlines. (Pixabay/Jackma34)

Guideku.com - Belum lama ini maskapai Belanda KLM mendapat cibiran dari warganet usai mengunggah cuitan lewat Twitter.

Usut punya usut, Selasa (16/7/19) kemarin, akun resmi Twitter @KLMIndia mengeluarkan cuitan tentang posisi bangku pesawat yang aman.

Lewat cuitannya tersebut, mereka mengatakan bahwa bangku di tengah sangat rawan bila terjadi kecelakaan.

"Berdasarkan study dari Time, tingkat kematian penumpang yang duduk di area tengah pesawat paling tinggi. Tapi tingkat kematian penumpang yang duduk di depan punya lebih sedikit risiko. Minim lagi jika seseorang duduk di bagian belakang," tulis @KLMIndia.

Cuitan @KLMIndia tersebut turut disertai ilustrasi bangku pesawat dan keterangan bahwa bangku belakang merupakan tempat yang paling aman untuk para penumpang.

Alhasil, dalam waktu singkat, unggahan @KLMIndia ini mendapatkan beragam kritik dari warganet.

Banyak yang berpendapat bahwa KLM tidak serius menanggapi resiko kematian penumpang saat naik pesawat.

Saat dilihat Suara.com, Sabtu (20/7/19) kembali, cuitan @KLMIndia tersebut telah dihapus.

Tak dijelaskan pula mengapa tingkat kematian di bangku pesawat tengah paling berbahaya.

Baca Juga: Menginap di Village Hotel Sentosa, Hotel Ramah Anak Untuk Keluarga

Akhirnya, pihak @KLMIndia meminta maaf atas statement mereka yang sudah dihapus.

Permohonan maaf KLM India. (Twitter/@KLMIndia)
Permohonan maaf KLM India. (Twitter/@KLMIndia)

 

Mereka menjelaskan bahwa cuitan tersebut berdasarkan pada fakta dunia penerbangan dan tidak mewakili maskapai KLM.

"Unggahan tim India hanya menurut fakta dunia penerbangan, bukan opini dari KLM," ungkap Marvel Vrijenhoek juru bicara maskapai KLM kepada USA Today.

Maskapai KLM juga telah meminta maaf atas perseteruan yang ada akibat cuitan salah satu anak buahnya.

Mereka berjanji akan mengevaluasi protokol Twitter mereka untuk konten-konten yang lebih baik di kemudian hari.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB