Wisata ke Hutan Konservasi Barumun, Padang Lawas, Ini 3 Aktivitas Serunya

Yuk ke Hutan Konservasi Barumun yang mirip Afrika ini!

Dany Garjito
Rabu, 07 Agustus 2019 | 09:00 WIB
Wisatawan tampak memotret gajah dari jarak dekat di kawasan hutan Barumun. (Suara.com/Silfa Humairah)

Wisatawan tampak memotret gajah dari jarak dekat di kawasan hutan Barumun. (Suara.com/Silfa Humairah)

Guideku.com - Berwisata ke alam bebas melihat satwa liar ala Afrika, pasti seru banget ya!

Melihat binatang di alam bebas bukan hanya milik kawasan alam hutan Afrika.

Ada lahan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas, di Sumatera Utara, yang juga memiliki memiliki konsep wisata yang serupa.

Apa aja yang bisa Anda lakukan di lahan hutan luas untuk wisata eksklusif bagi wisatawan dan turis yang lakukan konservasi ini:

1. Melihat Gajah di Alam Bebas

Melihat sekumpulan gajah di alam bebas. (Suara.com/Silfa Humairah)
Melihat sekumpulan gajah di alam bebas. (Suara.com/Silfa Humairah)

Binatang yang berada di alam bebas ini ada area khusus gajah dan harimau Sumatra. Di padang savana tepatnya di tengah parit buatan, pengunjung dari perbukitan dengan leluasan melihat gajah yang sedang bermain.

Di sini gajah dan harimau diberikan penanganan khusus dengan pengawasan 24 jam untuk keamanan turis atau wisatawan yang datang.

Pasalnya, jauh dari kota, turis atau wisatawan mengunjungi Hutan KPHK Barumun harus didampingi. Lahan pengawas atau petugas menawarkan kegiatan melihat gajah dari dekat, memberi makan, hingga berfoto. Namun, harus dengan dampingan petugas, karena luas lahan ini sendiri kurang lebih 36.261 hektare.

Jadi untuk keselamatan saat berada di tengah hutan, yang cukup banyak hewan liar, pengunjung yang berkeliling dengan mobil tanpa atap tersebut selalu didampingi dan ditunjukkan lokasi mengagumkan di area lahan KPHK tersebut.

Kehidupan gajah di KPHK Barumun terbilang cukup bebas dan terawat. Selain tersedia makanan berupa tebu yang ditanam sekian hektare khusus untuk makanan gajah, ada alam bebas yang juga dipenuhi pepohonan asri dan danau buatan yang cukup aman untuk gajah.

2. Melihat Keindahan Danau Tasih

Pengunjung berfoto di pinggir Danau Tasik. (Suara.com/Silfa Humairah)
Pengunjung berfoto di pinggir Danau Tasik. (Suara.com/Silfa Humairah)

Danau Tasik jadi daya tarik bagi wisatawan dan turis yang berkunjung ke Kawasan Suaka Marga Satwa Barumun di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

Baca Juga: Viral tapi Kocak, Begini Cara Pakai Botol Minum Spider-Man

Danau itu merupakan danau buatan. Luasnya 23 hektare. Kalau musim kemarau airnya surut. Tapi, danau itu tampak sangat luas bila waktu memasuki musim hujan.

Sering kali pengunjung bisa gunakan getek atau sampan untuk menyeberang ke area kawasan hutan yang berada di seberangnya untuk menghemat waktu keliling hutan yang luas ini.

3. Pemandangan Perbukitan Bikin Damai

Wisatawan mendokumentasikan keindahan alam perbukitan di lahan KPHK Barumun. (Suara.com/Silfa Humairah)
Wisatawan mendokumentasikan keindahan alam perbukitan di lahan KPHK Barumun. (Suara.com/Silfa Humairah)

Bukan cuma konservasi, wisatawan dan turis yang mengunjungi kawasan lahan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas, Sumatera Utara ini juga akan terpukau dengan alam perbukitannya yang berada di dalam hutan.

Saat memasuki lahan hutan mengendarai mobil khusus, bergumul dengan jalan tanah bebatuan hingga pohon rimbun serta pohon besar cukup membuat perjalanan panjang kian terasa.

Namun, saat berada di tengah hutan, ada lahan yang cukup luas dengan pemandangan perbukitan dan danau membuat damai hati saat melihatnya.

Duduk sejenak untuk beristirahat atau menjepret keindahan tersebut sebelum kembali menelusuri hutan, menjadi kegiatan yang berkesan tentunya saat berada di sana.

Kenapa lahan ini cukup spesial dan luas, karena berada di empat kabupaten yakni Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal dan Tapanuli.

Wow, dimana lagi konservasi dan jelajah hutan seluas dan seindah ini mirip liburan jelajah alam bebas hewan liar di Afrika. Yuk ke hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas, Sumatera Utara.

SUARA.com/Silfa Humairah Utami

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB